| 33 Views
Solusi Dua Negara Takkan Mengakhiri Pejajahan Gaza
Foto Ilustrasi: The Wall Street Journal (fadel senna/Agence France-Presse/Getty Images)
Oleh : N. Istiqomah
Kondisi terkini Gaza semakin memburuk. Zionis Israel beserta sekutunya AS terus meningkatkan serangan untuk mengosongkan Gaza. Mereka terus melancarkan serangan demi melanggengkan rencana mereka mengusir dan melenyapkan rakyat Gaza.
Semakin brutalnya serangan Israel, sampai saat ini tidak ada satu pun negara yang berdiri di sisi Gaza. Bahkan semua mengambil posisi aman bersama dengan AS sebagai pencetus solusi dua negara.
Dan yang lebih mengejutkan lagi, dalam pidato Presiden Prabowo yang menyebutkan tentang kesiapan Indonesia untuk mengakui eksistensi negara Israel. Bahkan ia juga mendukung penyelesaian krisis Gaza melalui solusi dua negara.
Adapun Two-State Solution atau Solusi Dua Negara ini adalah usulan penyelesaian konflik Israel vs Palestina yang bertujuan untuk membentuk dua negara merdeka, yaitu satu untuk Israel dan satu untuk Palestina.
Munculnya solusi dua negara ini sebenarnya merupakan bentuk keputusasaan AS atas keteguhan rakyat Gaza dan para Mujahidin. Rakyat Gaza tak pernah mundur melawan zionis yahudi, mereka terus mempertahankan tanah mereka walau nyawa taruhannya. Sungguh adanya pengakuan terhadap kemerdekaan Palestina bagai sebuah permainan, sebab mengakui kemerdekaan Palestina, artinya sama dengan mengakui Pencaplokan oleh entitas Yahudi sebesar 70% hingga 80% atas wilayah muslim Palestina.
Berbagai kecaman dan upaya yang disuarakan pemimpin negeri-negeri muslim sungguh penuh ilusi termasuk pihak Indonesia, bahkan dengan berbagai upaya yang telah mereka lakukan justru semakin menjauhkan Gaza dari pembebasannya. Bahkan mereka seolah memberikan ruang bagi zionis untuk tetap bertahan di tanah Gaza.
Jadi, kesungguhan negara-negara dunia untuk menyelesaikan persoalan Palestina akan dapat dilihat apakah negara-negara di dunia ini sungguh-sungguh menghentikan pelaku genosida atau hanya sekedar sebuah permainan. Terlebih lagi, persoalan Palestina bukanlah persoalan perbatasan dan bukan pula persoalan antara Ham*s dan Zion*s. Namun, ini persoalan penjajahan.
Penjajahan ini takkan berakhir tanpa solusi nyata yang membuat zionis mundur. Dalam islam, Solusi syar'i atas genosida di Gaza adalah dengan pengerahan pasukan muslim untuk melakukan jihad fisabilillah. Kaum muslimin sangat mampu melawan Zionis, bahkan akan memenangkan perang hanya dalam waktu 1 jam saja. Sungguh kekuatan yang luar biasa dimiliki kaum muslim. Hanya saja saat ini mereka tak tergerak karena tak ada pemimpin yang menyerukan mereka untuk bersatu melawan penjajahan ini.
Dan satu hal yang sangat diperlukan pula bagi kaum muslim saat ini adalah menyerukan tegaknya institusi penjaga Gaza dan kaum muslimin semuanya dengan tegaknya perisai pelindung umat yaitu Khilafah Islamiyah.