| 25 Views

Program MBG adalah Jebakan PBB

Oleh : Muflihatul Chusnia

Hinga saat ini Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terus terjadi. Kali ini terjadi di Sleman, Yogyakarta. Ratusan siswa di tiga sekolah yaitu, SD Jombor lor, SMP negeri 2 Mlati, dan MAN 3 Sleman. Diduga keracunan setelah mengkonsumsi makan Bergizi gratis. Dengan gejala mual, pusing, muntah dan diare. Sekitar 65 siswa dilarikan ke Puskesmas dan 175 lainnya mengalami hal serupa. Jum'at. (25/10 2025). KompasTv.

Diketahui MBG adalah program unggulan dari  presiden Prabowo subianto dan Gibran. Yang dimulai secara bertahap dari tanggal 6 Januari 2025. Targetnya mulai dari anak usia PAUD sampai tingkat SMA /SMK, serta untuk Ibu hamil dan menyusui. Dengan tujuan akan meningkatkan kualitas dan  kesehatan anak-anak, serta mengatasi masalah stunting, juga mendukung ketahanan pangan nasional.

MBG terkesan memaksa

Namun yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Para siswa yang telah mengkonsumsi MBG justru mengalami keracunan, bahkan sampai ada yang meninggal. Padahal Programnya ingin meningkatkan gizi anak, tapi malah membahayakan anak. Sungguh sangat miris.Jumlah korban mencapai ribuan.Diketahui Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat kasus keracunan Makan Bergizi Gratis per 19 Oktober 2025 mencapai 13. 168 anak. Tempo ( 20/10/2025).

Anehnya, meskipun banyak laporan  kasus keracunan di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah tetap ngotot agar program ini terus dijalankan. Sementara korban MBG terus berjatuhan. Alih-alih ingin memperbaiki gizi anak bangsa dan mengatasi masalah stunting, tapi malah membahayakan jiwa sampai menghilangkan nyawa. Akhirnya menjadikan generasi yang berkualitas pun hanya  sebuah khayalan belaka. Nyawa anak bangsa jadi taruhan hanya demi mengejar ambisi Menuju Indonesia Emas 2045.

Beberapa kesalahan MBG

Jika ditelusuri lebih dalam, memang ada beberapa kesalahan dalam pengelolaan yang menyebabkan makanan yang didistribusikan basi, bahkan sampai berbelatung. Diantaranya  kurangnya keterlibatan ahli gizi, kader dan sekolah, tenaga pelaksana yang tidak tepat. Seperti tenaga pelaksana non gizi dan petugas logistik yang tidak kompeten. Juga kualitas dan keamanan pangan, sampai pada lemahnya pengawasan. Ditambah lagi kecurangan dalam penyediaan, maksudnya dimana program ini lebih mengutamakan bisnis dari pada pemenuhan gizi.

Kemudian masalah menupun tidak sesuai standart pemenuhan gizi, serta food tray yang mengandung babi. Semakin menambah rentetan masalah dalam program MBG ini. Jadi wajar jika banyak masyarakat, LSM, pakar dan aktivis pendidikan yang meminta program ini segera dihentikan.

Ada apa dibalik program ini?

Ternyata program MBG ini adalah bagian dari program PBB yaitu Word Food Programme (WFP) dimana Indonesia terlibat dalam Inisiatif School Meals Coalition dalam pengadaan makanan bergizi bagi anak sekolah. Informasi tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. Saat menghadiri sidang PBB ke - 79. New York, As, Selasa (10/9/2024).

Sebagaimana Allah telah menyampaikan dalam surat Al-Baqarah ayat 120.

وَلَنْ تَرْضٰى عَنْكَ الْيَهُوْدُ وَلَا النَّصٰرٰى حَتّٰى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْۗ قُلْ اِنَّ هُدَى اللّٰهِ هُوَ الْهُدٰىۗ وَلَىِٕنِ اتَّبَعْتَ اَهْوَاۤءَهُمْ بَعْدَ الَّذِيْ جَاۤءَكَ مِنَ الْعِلْمِۙ مَا لَكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ

Artinya : Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah rela kepadamu (Nabi Muhammad) sehingga engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya).” Sungguh, jika engkau mengikuti hawa nafsu mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak ada bagimu pelindung dan penolong dari (azab) Allah.

Jika kita baca tafsirnya, bahwasanya orang-orang kafir tidak akan rela sampai kaum muslim mengikuti langkah mereka setapak demi setapak. Terbukti  campur tangan PBB dalam mengendalikan negara-negara Islam di seluruh dunia. Oleh karena itu mereka akan menggunakan segala cara untuk merusak generasi melalui makanan. Contoh MBG yang jauh dari kata "gizi". Artinya MBG merupakan jebakan orang-orang kafir.

Itulah pengaruh sistem kapitalis sekuler yang kita adopsi. Mengharapkan generasi yang berkualitas melalui makanan, tapi malah membahayakan hidup mereka. Sebenarnya segala program apapun sejatinya bukan untuk kesejahteraan rakyat. Tapi hanya sekedar agitasi belaka yang sifatnya populis. Terkesan peduli rakyat, namun hanya sekedar propaganda.

Bagaimana dalam Islam?

Betapa Islam merupakan agama yang perfect, aturannya super lengkap, karena memang berasal dari sang pencipta. Dalam sistem Islam, Untuk memenuhi pemenuhan gizi masyarakat setidaknya memiliki beberapa mekanisme, yaitu :
•⁠  ⁠Negara akan menjamin kebutuhan primer masyarakat dengan layak. Sebagaimana Allah sampaikan dalam surat al-Mulk ayat 15, dan di surat Al-Baqarah ayat 233.
•⁠  ⁠Negara wajib membuka lapangan pekerjaan bagi rakyatnya.
Maksudnya dengan adanya lapangan pekerjaan bagi orang tua, maka setiap keluarga akan mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarganya.
•⁠  ⁠Sistem politik Islam tidak akan melahirkan penguasa yang mementingkan kepentingan pribadi atau golongan. Karena berlandaskan ketakwaan dan keimanan.

Sehingga jaminan kebutuhan gizi masyarakat akan benar-benar terwujud. Tidak hanya makan siang dan untuk satu orang tapi akan dirasakan oleh seluruh anggota keluarga disetiap waktu. Oleh karna itu hanya dalam penerapan sistem Islam hidup masyarakat sehat.

Wallahu 'alam Bishowab


Share this article via

26 Shares

0 Comment