| 8 Views

Pengibaran Tidak Hormat Aparat Zionis

Oleh: Zwarabichnaneun

Masjid Al-Aqsa diserbu puluhan warga ilegal Zionis. Mereka menyerbu dan memaksa masuk ke dalam Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Palestina, serta mengibarkan bendera Bintang Daud dengan kesengajaan sebagai bentuk mengklaim kedaulatan.

Aksi mereka ini diberi perlindungan ketat oleh aparat dan polisi pendudukan Israel.

Mereka bahkan sampai melakukan ritual Talmud atau sebuah tata cara ibadah Yahudi. Perbuatan ini justru memicu kemarahan Muslim.

Tindakan mereka ini berdasarkan untuk merayakan momen peringatan atau sebuah hari libur Yahudi pada tanggal 21 April 2026.

Tindakan Yahudi ini dikecam keras oleh negara-negara mayoritas Muslim, seperti Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar, dan organisasi internasional.

Tindakan semena-mena para Zionis ini dipandang buruk pastinya oleh dunia, apalagi dari pihak negara-negara Muslim di dunia.

Kita bisa mengekspresikan tindakan mereka yang mengibarkan bendera ini sebagai bentuk bahwa mereka tidak menerima kaum Muslim yang memihak Masjid Al-Aqsa.

Aksi ini bagian dari terencana untuk mengikis kehadiran Islam di Al-Aqsa. Mereka ingin sekali menguasai Masjid Al-Aqsa karena mereka meyakini bahwa Masjid Al-Aqsa dan Kubah Sakhrah adalah tapak suci atau Bait Suci Solomon (Sulaiman).

Menegakkan keadilan dan hak asasi manusia. Islam sangat menekankan prinsip keadilan di tengah umat serta mengembalikan hak-hak yang dimiliki oleh manusia.

Menegaskan bahwa Masjid Al-Aqsa adalah situs suci bagi umat Islam, tempat transit pertama Nabi saat Isra Mikraj, dan merupakan kiblat pertama sebelum dipindahkan ke Masjidil Haram.

Meningkatkan kesadaran bahwa Masjid Al-Aqsa milik umat Islam. Tidak boleh menjadi tempat ibadah Yahudi yang melaksanakan ibadah di sana.


Share this article via

0 Shares

0 Comment