| 9 Views

Pembunuhan Ibu Kandung

Ilustrasi (iStockphoto/FOTOKITA)

Oleh: Nining 

Pada hari kamis tanggal 09 April 2026 Kapolres Lahat, AKBP Novi Ediyanto, di kota Palembang, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Ia bersama masyarakat sekitar melakukan penyisiran dan mendapati karung berisikan potongan tubuh manusia. Terungkapnya kasus pembunuhan sadis yang di lakukan seorang anak terhadap Ibu Kandungnya sendiri. Pelaku yang merupakan anak kandung korban bernama Ahmad Fahrozi, 23 tahun. Ia bahkan memutilasi dan membakar jasad korban sebelum menguburkannya di kebun area dekat rumah korban. Di lansir dari medcom.id pelaku mengaku nekad menghabisi nyawa Ibunya di karenakan emosi, korban tidak mau memberikan uang saat pelaku memintanya untuk bermain judi online slot. Warga sekitarpun curiga karena beberapa hari tidak melihat korban keluar rumah dan mencium bau yang tidak sedap di area sekitar. Akibat perbuatan tersebut pelaku di berikan hukuman seumur hidup. 

Dunia kini menyaksikan lagi kejadian yang sangat menyedihkan hati, seorang anak yang tega sekali melakukan pembunuhan terhadap Ibu Kandungnya sendiri. Di karenakan emosi yang tak terbendung. Ibunya tidak mau memberikan uang saat anaknya memintanya untuk bermain judi online slot. Bahkan sebelumnya pelaku memukul korban hingga memutilasi dan membakar jasad Ibu Kandungnya sendiri. Setelah itu, juga pelaku mengambil emas yang di simpan oleh Ibunya untuk bermain judi online slot. Sungguh sangat kejam sekali perbuatan seseorang anak ini, demi bermain judi online slot tega berbuat seperti itu tanpa memikirkan dosa. Ini semua bukti nyata dari aturan Demokrasi sekularisme yang saat ini sedang kita terapkan dalam ruang hidup kita, dan begini pula ketika aturan Islam di jauhkan dari kehidupan, tidak di terapkan sama sekali dalam kehidupan, dalam ruang keluarga pun kini menjadi tidak aman, setelah banyak kasus yang terjadi mulai dari pelecehan terhadap anggota keluarga itu sendiri hingga berujung kepada tindakan pembunuhan. Itu semua terjadi dalam ruang lingkup keluarga yang di dalamnya adalah orang yang terdekat bahkan sedarah. Keluarga yang semestinya menjadi tempat ruang yang aman kini menjadi resah setelah banyaknya kasus kriminal yang terjadi. Negara pun hanya terdiam melihat deretan panjang kasus kriminal yang terus bertambah setiap hari, tidak ada hukum jera, tidak ada edukasi, tidak ada pengawasan, tidak ada pengontrolan, hanya seperti angin yang berlalu. Ini semua adalah hasil dari aturan yang sedang kita terapkan saat ini, hanya mengikuti aturan buatan manusia itu sendiri yang sifatnya lemah dan terbatas bahkan bisa di rubah demi sebuah kepentingan dan mengikuti kebebasan dalam mengikuti perbuatan tanpa ada aturan dan larangan di dalamnya. Di dalam aturan saat ini, banyak sekali individu yang lemah ber akidah.bMereka tidak mengenal Allah SWT dengan dalil, tidak takut kepada Allah SWT, di karenakan agama tidak di jadikan sebagai tujuan hidup mereka, hanya mementingkan dunia yang sifatnya sementara dan mementingkan kepuasan hawa nafsu, tidak memikirkan pahala dan dosa, tidak memikirkan aturan dan larangan, dan tidak memikirkan ada kehidupan selanjutnya yaitu akhirat. Itulah yang ada dalam pemikiran umat Islam saat ini. Pemaham asing telah masuk dalam pemikiran, perilaku, dan perasaan umat Islam itu sendiri setelah umat Islam terpecah belah, musuh Islam dengan mudahnya masuk di berbagai sisi, salah satunya adalah permainan judi online slot ini. Dimana pelakunya menjadi kecanduan hingga tega berbuat kriminal.

Di dalam terjemahan Al Qur'an surah Al-Isra : 23 yang artinya : "Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada Ibu Bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam peliharaan mu, maka sekali kali jangan lah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan"ah"dan janganlah engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik". 

Di dalam hadis nabi Muhammad Saw mengatakan : "Ibu mu, kemudian Ibu mu, kemudian Ibu mu, lalu ayah mu." 

Di dalam Islam sebagai seorang anak di perintahkan untuk berbakti kepada orang tua, terlebih kepada Ibu yang sudah mengandung, melahirkan,dan menyusui. Islam memiliki aturan yang baik dan benar bagi manusia karena berasal dari sang maha pencipta yakni Allah SWT, Islam juga sangat menjaga sekali ketakwaan individu, menjaga akidah, mentaati aturan dan larangan, takut dosa dan pahala, dan tidak ada kebebasan dan kebablasan dalam melakukan suatu perbuatan,di terapkannya aturan dan larangan, sehingga tetap terjaga dan terkontrol. Negara pun hadir di dalam ruang lingkup keluarga dan memastikan keadaan setiap kepala keluarga tersebut. 

Hanya dengan Islam segala bentuk kemungkaran yang terjadi saat ini dapat terselesaikan secara tuntas. Hanya dengan Islam akidah umat akan terjaga. Sudah seharusnya kita meninggalkan aturan yang bukan berasal dari Allah SWT, agar  keberkahan, kesejahteraan, keamanan, hadir dalam kehidupan ini.

Wallahu a'lam bishawab


Share this article via

0 Shares

0 Comment