| 102 Views

Korupsi Makin Merajalela Bukti Nyata Negara Abai Terhadap Rakyat

Oleh: Fadla Aulia

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menilai bahwa kasus korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero) merupakan praktik lama yang kembali muncul dengan melibatkan pelaku baru.

Di lansir dari kompas.com, Kasus ini melibatkan sejumlah petinggi Pertamina, termasuk Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan, Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional Sani Dinar Saifuddin, serta beberapa pejabat lainnya (kompas.com 02/03/25).

Buruknya Sistem Tata Kelola Negara

Korupsi terjadi akibat masalah kompleks yang disebabkan oleh berbagai faktor yakni, dorongan untuk memenuhi keinginan dan gaya hidup mewah yang melebihi kemampuan finansial,  aspek kekuasaan yang tidak terkontrol, serta minimnya transparansi atau kejujuran dalam proses politik. 

Hal ini terjadi Karena penerapan sistem demokrasi dan kapitalis. Dalam Sistem demokrasi seseorang yang ingin memiliki kursi kekuasaan harus memiliki sejumlah dana, makin tinggi jabatan seseorang dalam berkuasa, makin tinggi pula nilai dalam rupiah yang harus dikeluarkan. Selain itu, ringannya sanksi dari negara mengakibatkan para koruptor semakin menjamur di negeri ini. 

Kembalikan Kepada Islam

Mengapa Islam? Karena islam merupakan satu satunya sistem yang komprehensif yang mencakup atas berbagai macam solusi dalam setiap masalah. Islam mampu membasmi para koruptor hingga tuntas. Sistem politik Islam (Khilafah) akan menerapkan syariat Islam secara kafah sehingga akan mampu menutup celah korupsi. Proses pemilihan pemimpin dalam Khilafah juga dilakukan dengan jujur berdasarkan kualitas calon pemimpin, bukan hanya dengan politik uang. Bahkan, politik uang merupakan hal yang dilarang (haram) sehingga partai politik tidak membutuhkan dana besar untuk pemilu. Terlebih lagi hak pengangkatan pejabat secara mutlak ada di tangan khalifah, tidak ada peran parpol di dalamnya, kecuali sekadar muhasabah dan pengaduan. Hal inilah yang akan mencegah calon pemimpin dan parpol untuk melakukan korup. 

Wallahu A'lam


Share this article via

115 Shares

0 Comment