| 319 Views
Kesejahteraan Berkurang, Protitusi Online Meningkatkan Gagalnya Sistem Kapitalisme
Oleh : Ermawati
Pengiat Literasi
Hidup makin instan dan dimudahkan semua dapat dilakukan dan disediakan melalui kecanggihan teknologi bahkan pelaku kejahatanpun tidak tinggal diam turut ambil bagian dalam kemudahan untuk melakukan maksiat.
Tim Puma Polres Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, menangkap dua muncikari laki-laki dan perempuan inisial AB (30) dan GT (30). Muncikari itu diamankan di salah satu hotel di Sumbawa lantaran memperdagangkan wanita untuk melayani lelaki hidung belang via online dengan tarif Rp 500.000.
Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas prostitusi di salah satu hotel.(19/3/24 kompas.com)
Makin hari beban hidup semakin sulit saja lapangan pekerjaan tidak ada kebutuhan hidup yang mendesak yang tidak bisa ditunda dan harus segera dipenuhi membuat sebagian orang gelap mata mereka menggadaikan segala cara hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sungguh miris sekali bila mendengar dibulan ramadhan yang suci ini harus ternoda oleh perbuatan segelintir orang. Kecanggihan teknologipun tidak luput mereka gunakan untuk menawarkan pekerjaan haramnya yang katanya demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Lagi-lagi kasus protitusi online yang saat ini kian marak saja seperti yang telah terjadi di Sumbawa, bahkan baik pelanggan dan yang menjajakan dirinya bermacam-macam mulai dari pejabat tinggi, selebgram, artis, putri daerah dan sampai pada masyarakat paling rendah sekalipun. Seolah tidak ada rasa malu dan takut atas perbuatannya dosa yang telah mereka lakukan apakah sudah hilang keimanan mereka sehingga rela menjual diri hanya untuk mendapatkan rupiah dan melayani mereka para lelaki hidup belang menjual diri bukankah merupakan dosa besar yang akan dilaknat Allah Swt.
Kesejahteraan rakyat yang makin menurun dan hidup serba kekurangan membuat cara berpikir mereka sempit dan kosong, sehingga mudah sekali terjerumus kedalam perbuatan dosa akhirnya menjual diri menjadi pilihan untuk keluar dari kesulitan hidup serta adanya kesempatan dan tak tahan dengan hidup susah yang mereka alami. Dan kasus serupa seperti ini bukan yang pertama kali sudah sering terjadi namun karena beban hidup yang makin berat membuat mereka rela memilih jalan pintas, selain itu juga karena tidak adanya hukum yang dapat membuat mereka jera agar tidak mau mengulangi perbuatannya lagi.
Kesejahteraan rakyat yang menurun dan semakin meningkat protitusi online adalah bukti gagalnya sistem kapitalisme yang telah membuat rakyat susah karena beban hidup yang makin tinggi semua SDA dijual mahal dan harga sembako yang terus-menerus naik belum lagi kebutuhan kesehatan dan pendidikan yang juga sangat mahal ini semua adalah akibat dari sistem kapitalisme yang diterapkan di negara kita karena negara yang tidak memiliki andil atas kenaikan harga ditengah-tengah masyarakat sehingga kekayaan dan SDA yang ada di negara ini telah dirampas oleh kapitalis yang seharusnya untuk kesejahteraan rakyat.
Lapangan pekerjaan yang sulit serta negara yang abai terhadap nasib rakyat, mereka harus mencari cara bagaimana agar bisa keluar dari kesulitan hidup yang dihadapinya dan mencari pekerjaan sampingan untuk mencukupi kebutuhan hidup. Sehingga bagi mereka yang tidak sabar serta tidak memiliki akidah dan pemahaman Islam yang kuat maka mudah saja tergoda setan untuk mengambil jalan pintas agar cepat mendapatkan uang secara instan. Inilah sistem kapitalisme yang rusak dan harus dicampakkan dari kehidupan umat karena dari sistem ini lahirlah individu-individu yang rusak karena menghalalkan segala cara tanpa melihat halal atau haram.
Inilah sistem kapitalisme yang memisahkan agama dari kehidupan, dan makin terlihat jelas borok sesungguhnya dari sistem kapitalis. Tidak pernah ada kesejahteraan yang dirasakan rakyat selain kesempitan dan penderita hidup yang kian mendera jadi masihkah kita percaya dengan sistem kapitalisme yang hanya akan menambah kerusakan saja bila terus diterapkan. Buktinya hari ini di bulan ramadhan yang suci saja mereka masih berani melakukan perbuatan hina, karena hukuman yang diberikan tidaklah membuat mereka jera sistem kapitalis benar-benar telah menancap hingga merusak seluruh tatanan kehidupan umat Islam.
Berbeda dengan sistem Islam negara akan menjamin tiap-tiap kehidupan rakyat dan akan mencukupi semua kebutuhan serta melayani rakyat dengan sepenuh hati. Dan negara akan membuka lapangan pekerjaan yang sebanyak-banyaknya serta memerintahkan untuk para laki-laki bekerja agar bisa mencukupi kebutuhan keluarga sehingga tidak ada seorang istri atau perempuan yang menjual diri hanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dan memberikan hukuman yang setimpal hingga membuat mereka jera dan tidak mau mengulangi perbuatannya lagi.
Hanya dengan menerapkan sistem Islam kehidupan yang aman, damai dan sejahtera dapat terwujud, serta segala kesempitan hidup dapat diselesaikan dengan menjalankan dan menegakkan Islam secara kafah diatas muka bumi. Oleh sebab itu umat harus bersatu demi kembalinya kehidupan Islam di bawah naungan khilafah Islamiyyah.
Waallahu a'lam bish-shawab.