| 114 Views

Kasus Raya, Lemahnya Perlindungan Negara terhadap Anak

Oleh : Eli Marlina

Anak balita Raya (3) di kabupaten Sukabumi menyita perhatian publik beberapa waktu belakangan. Kesedihan mendalam dirasakan masyarakat saat melihat cuplikan video Raya yang sedang terkapar dirawat di rumah sakit lantaran tubuhnya dipenuhi cacing. Raya menghembuskan napas terakhir pada Juli 2025 lalu. Dalam video yang diunggah di akun Instagram @rumah_teduh_sahabat_iin, disebutkan bahwa Raya meninggal dunia dengan tubuh penuh cacing.

Kasus infeksi cacing atau cacingan tergolong umum pada anak-anak, tapi di kasus ini sangat fatal karena keterlambatan penanganan dan penyebaran parasit yang sudah meluas ke organ vital. Kondisi tempat tinggal yang jauh dari layak dan support system keluarga lemah. Ayah sakit-sakitan, ibu Odgj, masyarakat yang acuh terhadap lingkungan sekitar menjadi faktor kondisi kondisi raya sangat memprihatinkan. Respon para pejabat dan pihak terkait mengenai kasus Raya baru muncul setelah kabarnya mencuat ke publik dan saling tuduh atas kondisi Raya.

Kasus Raya menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan di negeri ini belum mampu memberikan jaminan kesehatan bagi rakyatnya termasuk anak-anak. Mekanisme layanan kesehatan yang ada masih sebatas formalitas. Prosedur yang rumit membuat layanan tidak bisa diakses oleh setiap orang. Ini menjadi bukti  abainya negara dalam memberikan perlindungan bagi rakyat miskin dan lemah. Mereka dibiarkan hidup di kondisi sulit dan lingkungan yang tidak sehat.

Kondisi buruk ini merupakan dampak penerapan sistem kapitalisme. Mereka yang punya privilege yang bisa mendapatkan akses kesehatan dengan layak. Sedangkan rakyat kecil dibiarkan tetap sengsara tanpa ada rasa peduli terhadap nasib mereka.

Dalam islam Kesehatan merupakan tanggung jawab negara. Kesehatan merupakan hak dasar yang negara wajib menjamin kesejahteraan dan menyantuni kalangan yang lemah. Pemimpin dalam islam ia berperan sebagai junnah/ perisai yang akan memastikan kesejahteraan rakyat nya termasuk kesehatannya.

Kondisi sosial masyarakat pun terjaga dalam Islam. Kepedulian di antara masyarakat akan terbangun dengan adanya kontrol masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Suasana ta'awun akan terbentuk dengan kesadaran tinggi karna faham muslim satu dengan yang lainnya adalah saudara sehingga seorang Muslim tidak akan membiarkan tetangga/saudaranya berada dalam kesulitan.

Negara wajib menyediakan layanan kesehatan dengan fasilitas terbaik, gratis, serta prosedur yang mudah, sehingga dapat diakses oleh semua kalangan. Untuk membiayai semua itu Islam telah mengaturnya sebagaimana sudah pernah terjadi di masa Khilafah, kekayaan alam milik umum di kelola oleh negara dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk pelayanan kesehatan gratis,  pendidikan dan keamanan.

Wallahu'alam bishowaab


Share this article via

126 Shares

0 Comment