| 491 Views
Kapitalisme Menjadikan Negara Bermindset Bisnis, MMH: Untung dan Rugi Menjadi Standar Pelayanan Sehingga Berani Menggunakan Software Gratis Untuk Memproteksi Data digital Negara.
Oleh : Ayumi Kira
Menurut Muslimah Media Hub (MMH) , Sikap penguasa yang pasrah bahkan bersyukur terhadap peretasan yang terjadi sejatinya menunjukkan negara ini diatur dengan sistem kapitalisme yang tidak sepenuh hati melayani rakyat. Menjadikan negara bermindset bisnis dalam mengurusi rakyat. Untung dan rugi menjadi standar pelayanan sehingga berani menggunakan software gratis untuk memproteksi data digital negara.
“Keheranan itu juga semakin bertambah dengan sikap pasrah pemerintah terhadap peretasan yang terjadi. Parahnya lagi, pemerintah justru mengucapkan syukur karena yang meretas bukan Negara, melainkan non-state actor dengan motif ekonomi. Sikap penguasa yang demikian, sejatinya menunjukkan negara ini diatur dengan sistem yang tidak sepenuh hati melayani rakyat. Inilah wajah sistem Kapitalisme yang menjadikan negara bermindset bisnis dalan mengurusi rakyatnya. Layanan yang diberikan akan dihitung berdasarkan untung rugi. Maka wajar, jika sekelas PDNS saja menggunakan software gratis untuk memproteksi data digital Negara,” ungkapnya dalam _acara The Topics: PDN Diretas, Dimana Perlindungan Negara?, di kanal youtube Muslimah Media Hub (MMH),_ Senin (01/07/2024).
MMH juga mengungkapkan, Para pakar keamanan siber merasa heran, sekelas negara, melindungi data kenegaraan hanya dengan Windows Defender. Alfon Tanujaya mengatakan, tidak seharusnya sekelas PDNS hanya dibekali Windows Defender.
“Karena performa Windows Defender itu kan basic, dan masa sekelas PDN enggak mampu pakai antivirus selain Windows Defender. Dan tidak ada proteksi tambahan lain seperti Firewall atau Cisco Pic gitu,” ujar Alfons saat dihubungi Tempo, Jumat, 28 Juni 2024, ujarnya
MMH menilai hal ini sangat berbeda dengan Negara khilafah. Negara seharusnya menjadi junnah (perisai) bagi rakyatnya. Negara yang bermindset junnah akan berjiwa melindungi. Khilafah adalah Negara junnah yang secara optimal akan menjaga keamanan warga negaranya termasuk data-data kenegaraan.
“Sangat berbeda dengan penguasa yang dibentuk dalam sistem islam yakni daulah khilafah. Negara khilafah adalah negara bermindset junnah (perisai) sehingga para khalifah (penguasa)nya juga berjiwa melindungi. Kehadiran negara khilafah sebagai Negara junnah akan optimal menjaga keamanan warga negaranya termasuk data-data kenegaraan.” bebernya.
Lebih lanjut lagi, MMH mengungkapkan, sistem pendidikan islam dalam negara khilafah akan mampu melahirkan para ahli untuk kemaslahatan umat agar tidak jatuh di bawah pengaruh negara-negara kafir dengan alasan kemaslahatan apapun. Khilafah akan membangun infrastruktur dan fasilitas digital terbaik.
“Demi mewujudkan sistem keamanan data yang hebat. Selanjutnya, daulah khilafah akan merekrut pegawai IT Negara yang shalih, amanah, lagi kompeten di bidangnya. Kriteria ini dimasukkan dalam upaya daulah menutup celah keculasan yang dilakukan oleh internal pegawai. Sementara dari sisi eksternal, daulah khilafah akan menggaji mereka secara layak, sehingga mereka akan optimal mengerjakan pekerjaan dan amanah mereka.” Tandas MMC.