| 112 Views

Islam Memberikan Layanan Pendidikan yang Berkualitas

Oleh : Ai Rositawati 

Pada saat ini, di negeri kita tercinta masih banyak masalah yang belum bisa teratasi sampai sekarang, salah satunya adalah masalah bangunan sekolah yang jauh dari kata layak untuk dipakai oleh anak-anak dalam melakukan proses  kegiatan belajar mengajar, banyaknya bangunan sekolah yang sangat rapuh, bahkan bangunan tersebut hampir roboh, dan bangunan-bangunan rusak ini banyaknya terdapat di daerah terpencil atau di daerah pelosok pedalaman, walaupun tidak menutup kemungkinan terjadi juga di daerah perkotaan di sekitar kita.

Sebenarnya, pemerintah sudah melakukan upaya dalam berbagai program untuk memperbaiki atau merenovasi bangunan-bangunan sekolah yang rusak dengan anggaran yang cukup besar dari negara, tetapi nyatanya hal itu tidak pernah terealisasikan untuk bangunan-bangunan yang rusak itu, karena anggaran tersebut banyak dikorupsi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang hanya mementingkan kepentingan dirinya sendiri, juga kurangnya pengawasan yang tegas dari pemerintah dalam menjalankan program tersebut sampai program itu terealisasikan dengan baik.

Dan pihak sekolah yang bersangkutan pun bisa apa selain menunggu bantuan dari pemerintah, maka dari itu mereka terpaksa membiarkan sekolah tersebut dipakai untuk proses kegiatan belajar mengajar anak-anak untuk sementara ini, dan bukannya pihak sekolah yang bersangkutan tidak mau merenovasi atau memperbaiki bangunan tersebut, hanya saja masalah utama untuk hal itu adalah pengeluaran jumlah anggaran yang tidak sedikit nilainya.

Seperti sekarang, pemerintah mengkaji ulang masalah tersebut dan juga telah menyiapkan anggaran yang besar untuk memperbaiki dan merenovasi bangunan-bangunan sekolah yang rusak. Apakah hal ini akan terealisasikan dengan baik dan tepat sesuai dengan kata presiden kita yang terbaru, yaitu Prabowo Subianto?

Seperti yang dikutip dalam Kompas.com, Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran sebesar Rp17,15 triliun untuk merperbaiki dan merenovasi 10.440 bangunan sekolah yang mengalami kerusakan di seluruh daerah Indonesia.

Dan bantuan tersebut berupa transfer tunai untuk mendukung swakelola, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh siswa, guru dan masyarakat sekitar di daerah tersebut.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan layanan pendidikan yang berkualitas dan bermutu serta merata. Beliau juga mengatakan dengan tegas bahwa pentingnya sekolah yang baik, bersih dan memiliki fasilitas yang memadai untuk proses kegiatan belajar mengajar.

Juga beliau menambahkan akan berkomitmen untuk memperbaiki lebih dari 330.000 bangunan sekolah yang rusak di seluruh Indonesia. Walaupun sebenarnya masalah untuk memperbaiki bangunan sekolah yang rusak ini merupakan tanggung jawab dan kewajiban bersama antara pihak sekolah, pemerintah daerah, dan komunitas pendidikan.

Karena, hal ini untuk menciptakan proses kegiatan belajar mengajar yang aman dan nyaman, dengan demikian seluruh pihak yang bersangkutan haruslah terlibat dalam pemeliharaan dan perbaikan fasilitas sekolah demi kualitas pendidikan yang lebih baik.

Untuk menyelesaikan permasalahan ini adalah pemerintah harus menyusun peta jalan untuk percepatan penyelesaian bangunan sekolah yang rusak dan membuat tata kelola penyelesaian bangunan sekolah rusak yang efesien, juga pemerintah perlu melibatkan partisipasi dari pihak sekolah, swasta ataupun dari masyarakat. Karena untuk mengatasi hal ini merupakan tugas bersama dalam upaya mewujudkan pendidikan yang merata, juga meningkatkan infrastruktur pendidikan.

Peran pemerintah dalam menetapkan kebijakan yang inklusif dan alokasi anggaran yang memadai, serta peran aktif dari masyarakat dalam mendukung pendidikan sangatlah penting.

Dengan demikian, kerjasama yang baik diharapkan aksesibilitas pendidikan yang merata dapat terwujud, sehingga semua anak di Indonesia dapat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang baik, juga berkualitas.

Beda halnya dengan sistem Islam, pendidikan adalah suatu kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan bagi seluruh rakyatnya. Negara yang berperan untuk mengatur dan menyediakan sarana yang berkaitan dengan pendidikan, seperti kurikulum dan metode pengajaran juga fasilitas, sarana dan prasarana pendidikan, yang semuanya diatur oleh negara, dan dilaksanakan dengan penuh amanah, sehingga proses kegiatan belajar mengajar dirasakan dengan aman dan nyaman oleh semua pihak yang bersangkutan.

Dan juga sekolah dapat melahirkan penerus generasi unggul yang cerdas dan berkualitas, dengan demikian masyarakat muslim haruslah berbenah diri dalam segala aspek kehidupan,

Dan dari hal ini, jelas bahwa sistem sekuler-kapitalisme adalah sistem yang gagal dalam menyelesaikan segala permasalahan umat, juga tidak dapat diharapkan dari sistem sekuler ini yang memisahkan agama dari kehidupan.

Jadi, untuk menuntaskan segala permasalahan umat hanyalah dengan sistem Islam, karena Islamlah yang membawa keberkahan di dunia dan di akhirat kelak.

Wallahualam bissawab.


Share this article via

98 Shares

0 Comment