| 30 Views

Diamnya Dunia, Tangisan Gaza, dan Seruan untuk Kebangkitan Umat

Oleh : Ririn Wahyu Yuliani 

Kejahatan yang dilakukan oleh Zionis Yahudi terhadap rakyat Palestina di Gaza semakin membabi buta. Serangan membabi buta yang menyasar warga sipil—termasuk mereka yang tengah mengantre bantuan makanan—adalah bukti nyata kebiadaban yang melampaui batas kemanusiaan. Hingga kini, lebih dari 56.000 jiwa telah terbunuh dalam genosida yang dilakukan Israel. Dunia melihat, dunia tahu, tapi dunia memilih diam.

Ironisnya, bukan hanya negara-negara Barat yang menutup mata, tapi juga para penguasa negeri-negeri Muslim. Bukannya bergerak membela saudara seiman yang dizalimi, di antara mereka justru tetap menjalin hubungan diplomatik dan ekonomi dengan penjajah Zionis. Sangat jelas ini adalah pengkhianatan atas dasar iman serta bukti kebutaan hati karena kuatnya cinta pada kedudukan dan kekuasaan.

Diamnya para pemimpin ini bukanlah karena tidak tahu, melainkan karena ketidakpahaman mereka terhadap akar persoalan Palestina, dan karena mereka telah jauh dari panduan Islam sebagai jalan hidup dan solusi hakiki. Mereka lebih takut kehilangan kekuasaan dan kekuatan dunia dari pada murka dari Allah SWT. Mereka justru lebih memilih duduk di atas kekuasaan dengan nyaman dan hanya menonton tanpa bergerak menolong umat yang tertindas.

Maka dalam kondisi seperti ini, upaya penyadaran umat tidak boleh berhenti. Bahkan harus lebih kuat, lebih lantang, dan lebih terarah. Para pengemban dakwah memiliki peran penting untuk terus mengedukasi umat tentang akar persoalan Palestina dan solusi sejati yang ditawarkan oleh Islam, yakni pembebasan tanah suci melalui jihad fi sabilillah dan tegaknya Khilafah Islamiyah.

Solusi ini bukan sekadar seruan emosi atau retorika kosong. Ini dakwah ini adalah jalan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya terdahulu ketika menghadapi penindasan, penjajahan, dan penghinaan atas umat Islam. sistem ini adalah sistem yang memuliakan umat, menjaga darah dan kehormatan kaum Muslim, serta menjadi pelindung bagi negeri-negeri Islam dari segala bentuk agresi.

Para pengemban dakwah harus tetap konsisten serta istiqomah dalam perjuangan melanjutkan kehidupan islam ini. Kita harus terus meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan kebenaran, membangun kesadaran umum, serta memperkuat hubungan ruhiyah dengan Allah SWT agar pertolongan-Nya segera datang. Karena pertolongan Allah tidak akan turun kepada umat yang lalai, melainkan kepada mereka yang teguh dalam jalan dakwah dan bersatu dalam visi kebangkitan.

Hari ini Gaza menangis. Insyallah dengan seizin Allah, sebentarr lagi, suara tangisan itu akan berganti menjadi tangisan haru takbir kemenangan apabila umat ini sadar, bangkit, dan kembali kepada Islam sebagai satu satunya solusi dalam kehidupan. Dan saat itulah, Khilafah akan berdiri sebagai pelindung umat dan pembebas Palestina yang sesungguhnya.

Wallahu'alam bissawab.


Share this article via

22 Shares

0 Comment