| 554 Views

Kebakaran Di Amerika Sinyal Dari Sang Pencipta

Oleh : Ummu Fikri

Dilansir dari TintaSiyasi.id -Pada awal tahun, tepatnya  7 Januari 2025 lalu masyarakat dunia telah dikejutkan dengan terjadinya kebakaran di wilayah elit Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS).  Kejadian tersebut berawal dari salah satu sisi bagian bukit yang berada di Palisade yang terbakar kemudian diperburuk dengan adanya peristiwa musiman angin kencang Santa Ana. Ditambah lagi adanya vegetasi tanaman kering yang tebal di wilayah setempat, menambah sulitnya api untuk dipadamkan hingga saat itu. Telah membakar lebih dari 25.000 hektar berupa perbukitan hutan, jalan, pertokoan, dan bangunan diantaranya beberapa rumah artis dan tokoh terkenal yang ada di dunia Hollywood. (bbc.co, 13-01-2025)  

Dengan banyaknya rumah dan bisnis mahal yang ikut terbakar, AS mengalami kerugian yang diperkirakan senilai 60-130 miliar dollar AS atau sekitar Rp 979 triliuan hingga Rp 2.121 triliun. Jacob Raabe, salah satu petugas pemadam kebakaran Los Angeles menyatakan jika ia belum pernah melihat peristiwa ini selama karirnya 16 tahun bertugas LAFD dan lima tahun di gugus damkar lainnya dan kebakaran tersebut bukan sesuatu yang bisa dipesiapkan oleh pemadam kebakaran manapun. (dw.co, 10-01-2025) 

Adapun netizen media sosial membahas fakta lain yang santer yaitu kejadian ini bertepatan dengan pernyataan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menanggapi konfik Palestina – Israel. Ia mengancam jika kelompok militan Hamas tidak mengembalikan sandra Israel sebelum dirinya menjabat pada 20 Januari mendatang, neraka akan pecah di Timur Tengah. Allah SWT pun  menjawab dengan kebakaran hebat yang dipicu kecepatan angin 90 mil/jam tepat 2 hari setelah presiden AS Donald Trump mengucapkan pernyataan tersebut. Yang membuat manusia tidak berdaya menghadapinya.
Sebagaimana Firman Allah SWT :

فَلَا تَحْسَبَنَّ اللّٰهَ مُخْلِفَ وَعْدِهٖ رُسُلَهٗۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ ذُو انْتِقَامٍۗ ۝٤٧

"Oleh karena itu, jangan sekali-kali engkau mengira bahwa Allah mengingkari janji-Nya kepada rasul-rasul-Nya. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi mempunyai pembalasan" (QS. Ibrahim 47).

Perintah Allah kepada manusia untuk melihat dan mengingat, bagaimana kaum adidaya pada masa lalu binasa karena azab-Nya.

• اَلَمۡ تَرَ كَيۡفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ ● اِرَمَ ذَاتِ الۡعِمَادِ ● الَّتِىۡ لَمۡ يُخۡلَقۡ مِثۡلُهَا فِى الۡبِلَادِ ● وَثَمُوۡدَ الَّذِيۡنَ جَابُوا الصَّخۡرَ بِالۡوَادِ وَفِرۡعَوۡنَ ذِى الۡاَوۡتَادِ ● الَّذِيۡنَ طَغَوۡا فِى الۡبِلَادِ ● فَاَكۡثَرُوۡا فِيۡهَا الۡفَسَادَ فَصَبَّ ● عَلَيۡهِمۡ رَبُّكَ سَوۡطَ عَذَابٍ● اِنَّ رَبَّكَ لَبِالۡمِرۡصَادِؕ

Artinya: 6. Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) ‘Ad? 7. (yaitu) penduduk Iram (ibukota kaum ‘Ad) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi, 8. yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu di negeri-negeri lain, 9. dan (terhadap) kaum ¤amud yang memotong batu-batu besar di lembah, 10. dan (terhadap) Fir‘aun yang mempunyai pasak-pasak (bangunan yang besar), 11. yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri, 12. lalu mereka banyak berbuat kerusakan dalam negeri itu, 13. karena itu Tuhanmu menimpakan cemeti azab kepada mereka, 14. sungguh, Tuhanmu benar-benar mengawasi.

Sudah selayaknya, dari peristiwa tersebut manusia harus berpikir bahwa kuasa Allah SWT itu sangat nyata. Manusia harus sadar bahwa di dunia ini tidak dapat berbuat semena-mena, sebagaimana pepatah arab.

كمَا تَدِينُ تُدَا ُ ن

“Setiap tindakan daripadamu, akan menerima pembalasannya”

Dengan terjadinya peristiwa ini, apakah Amerika dan kawannya Israel akan berhenti berusaha meluluhlantahkan Palestina dengan pengeboman, membunuh, penculikan, dan masih banyak lagi aksi keji lainnya?

Akankah mereka sadar jika perbuatan mereka sangat tidak manusiawi? Tentu tidak ! Allah SWT telah menjelaskan di dalam Surat Ali ‘Imran ayat 118. 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَّخِذُوا۟ بِطَانَةً مِّن دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا۟ مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ ٱلْبَغْضَآءُ مِنْ أَفْوَٰهِهِمْ وَمَا تُخْفِى صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ ٱلْءَايَٰتِ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.

Adapun satu- satunya solusi yang paling tepat agar tidak ada lagi ancaman, penguasaan orang- orang kafir terhadap negeri - negeri kaum muslimin di dunia sebagaimana yang telah terjadi saat sekarang ini adalah terapkan syariat Islam secara kaffah ( menyeluruh ).Yang harus kita lakukan sebagai Muslim yang taat kepada Allah SWT adalah mengupayakan dengan segala daya dan upaya untuk berjuang menegakkan Daulah Islamiah 'ala min hajjin nubuwah. Sebagaimana yang telah dicontohkan Rasulullah Saw, khulafaurrasyidin (kekhilafahan  para sahabat) setelah wafatnya Rasulullah dan para Khalifah setelahnya ( Kekhilafahan Umayya, 'Abasiyah dan Utsmaniyah). Di dalam kekuasaan Islam tidak akan terjadi kezholiman penguasa terhadap manusia, baik warga negaranya maupun negara lainnya.

Genosida yang dialami saudara Muslim di Timur Tengah, hanya akan mampu dihentikan ketika kaum Muslim mempunyai pelindung yaitu seorang Khalifah yang menjalankan aturan Allah SWT sebagai Pencipta dan Pengatur secara keseluruhan. Dan dengannya akan menjauhkan azab Allah SWT terhadap manusia. Serta menjamin kehidupan yang tenang tanpa ada penindasan dan diskriminasi terhadap kaum Muslim maupun non-Muslim selama non-Muslim tersebut taat terhadap aturan negara yang diterapkan dalam daulah atau negara Islam. Hak- hak setiap warga negara akan dijamin agar memperoleh pendidikan, kesehatan, dan keamanan hidup yang layak secara gratis dan memberikan ketentraman serta keadilan . 

Wallahu a'lam bishshawab.


Share this article via

193 Shares

0 Comment