| 196 Views
Urgent, segera kirim tentara untuk membebaskan Palestina
Oleh : EniRf
Bogor
Sejak 7 Oktober 2023 Israel telah melancarkan perang genosida di Gaza menewaskan lebih dari 45.200 orang, sebagian besar adalah anak-anak, juga banyak yang mengalami cacat, kehilangan orang tua. Kelaparan, kedinginan dan kematian itu adalah hal yang biasa.
Mereka telah kehilangan masa depan, dan harapan. Serangan membabibuta oleh entitas Yahudi telah memporak porandakan fasilitas-fasilitas yang ada, selain rumah-rumah juga rumah sakit dan sekolah-sekolah, mereka telah meratakannya. Sungguh sudah di luar batas kemanusiaan. Kejahatan yang dilakukan puluhan tahun dan makin intens dilakukan dua tahun terakhir.
Keganasan dan kebiadaban yang luar biasa ini masih terus terjadi entah sampai kapan, tapi sayang dunia tak bergeming untuk menolong nya.
Kaum muslim yang ada disana tidak bisa berharap pada dunia internasional, termasuk para pemimpin mereka yang hanya berkoar-koar mengecam tanpa ada tindakan riil untuk menghentikan serangan.
Bagaimana dengan negeri-negeri muslim? Sikap yang mereka hanya diam dan mencukupkan dengan kecaman dan menyerukan penghentian genosida entitas Yahudi di negeri Palestina.
Para pemimpin mereka kerap menjadikan isu Palestina hanya untuk pencitraan dan justru mengambil solusi 2 negara arahan Barat. Negara Barat lah pencetus ide solusi 2 negara.
Negara-negara Barat khususnya Amerika Serikat juga pembuat skenario genosida di bumi Syam. AS pula yang penyokong utama dukungan dalam bentuk dana dan persenjataan kepada entitas Yahudi. Maka solusi yang ditawarkan tidak akan mengantarkan pada terselesaikannya masalah Palestina secara tuntas, hingga seluruh bumi Palestina kembali ke pemiliknya.
Dukungan Barat tersebut sejatinya memiliki tujuan politik, yakni menjaga eksistensi sistem kapitalisme di dunia Islam. Barat sangat memahami bahwa kebangkitan Islam sebagai ideologi di bawah naungan Khilafah akan segera tiba. Ini adalah perang ideologi.
Sejatinya tanah Palestina adalah milik kaum muslimin yang telah dibebaskan oleh kholifah Umar bin Khaththab ra. pada 15H.
Tapi sejak Khilafah Islam (Khilafah Utsmaniyyah) runtuh pada 1924, entitas Yahudi merampasnya secara ilegal dari kaum muslim.
Tepatnya pada 1948, mereka menduduki lebih dari setengah wilayah Palestina dan mengusir warga Palestina secara paksa. Sejak saat itu sampai sekarang bombardir dan pembantaian terus dilancarkan oleh entitas Yahudi laknatullah. Inilah akar permasalahan yang terjadi di Palestina.
Maka solusi hakikinya adalah dengan mengusir entitas Yahudi dari bumi Palestina dan menghentikan segala bentuk serangan yang mereka lakukan sehingga tidak menyisakan lagi kekuatan Yahudi di bumi Palestina.
Yaitu dengan jalan jihad, perang melawan kaum kafir.
Tetapi berharap kepada negeri-negeri muslim mengirimkan tentaranya untuk mengenyahkan tentara penjajah dari bumi Palestina tidaklah mungkin terjadi karena mereka adalah antek Barat yang akan terus melayani kepentingan Barat walaupun mengorbankan saudara sesama muslimnya.
Oleh karenanya, yang bisa melakukan aktivitas jihad hanyalah khalifah, penguasa dalam Khilafah (Negara Islam). Maka keberadaan Khilafah di tengah umat saat ini menjadi perkara yang sangat urgen. Dengan Khilafah akan menyatukan umat Islam di seluruh dunia, menjaga eksistensinya.
Kehadiran Khilafah menjadikan anak-anak kaum muslim merasakan kebahagiaan hidup, ketenangan, dan harapan masa depan yang terang-benderang.
Umat Islam seyogyanya terus menyuarakan solusi hakiki atas persoalan Palestina, sehingga atas izin Allah bumi Syam bisa dibebaskan oleh tentara-tentara Khilafah.
Hanya itu satu satunya jalan yang harus ditempuh.
Wallahualam