| 4 Views

Masuda Kost Berbagi Paket Ramadan untuk Warga Cibanteng: Bukan Sekedar Tempat “Kost Anak IPB”, Masuda Kost adalah Tetangga yang Saling Menguatkan

CendekiaPos - CIBANTENG, BOGOR — Pagi hari, suasana Ramadan di sekitar Masuda Kost selalu punya ritme khas. Jalan kampung tetap ramai, masjid pun tetap padat, dan dapur-dapur warga setiap hari menghidupkan aroma yang sama: harap dan syukur. Di tengah suasana itu, Masuda Kost kembali melakukan tradisi yang setiap tahun dinanti warga sekitar: berbagi paket Ramadan sebagai wujud persaudaraan dan kepedulian.

Masuda Kost—yang selama ini dikenal sebagai basecamp anak-anak kost IPB dan rumah kedua bagi para pelajar dan perantau—menegaskan bahwa keberadaannya bukan hanya untuk penghuni di dalam pagar, tetapi juga untuk masyarakat di sekitarnya.

Berbagi sebagai “Bahasa Tetangga”

Kegiatan berbagi paket Ramadan ini dilakukan sebagai bentuk bakti sosial rutin tahunan. Bukan kegiatan yang hadir dadakan, tetapi agenda yang terus dijaga agar Ramadan tidak sekadar sibuk dengan aktivitas internal, melainkan juga menjadi momen untuk memperkuat tali persaudaraan.

Di Masuda, tradisi berbagi seperti ini bukan sekadar memberi bantuan barang. Lebih dari itu, ia menjadi “bahasa tetangga”—cara mengatakan, “Kami ada bersama Anda” begitulah yang disampaikan H. Mashudi selaku Developer. Dalam kondisi ekonomi yang kadang naik turun, hal-hal sederhana seperti paket sembako Ramadan bisa terasa sangat berarti bagi sebagian keluarga.

Wujud Kepedulian yang Konsisten Setiap Tahun

Panitia kegiatan Pak Dedy selaku Bapak Kost Masuda menyebut, Masuda Kost memang memiliki komitmen untuk menjadikan bakti sosial sebagai rutinitas, bukan seremoni. Setiap Ramadan, program berbagi kembali digelar untuk warga sekitar sebagai bagian dari nilai yang dibangun: kost yang bertumbuh bersama lingkungan.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk pendidikan sosial bagi penghuni—bahwa tinggal di satu kawasan bukan sekadar menempati ruang, melainkan belajar menjadi bagian dari komunitas. Ramadan pun menjadi waktu terbaik untuk menghidupkan empati itu.

Dari Rumah Kedua, Mengalir Kepedulian untuk Sekitar

Masuda Kost selama ini dikenal bukan hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga membangun atmosfer kekeluargaan. Spirit itu rupanya tidak berhenti di dalam. Ia mengalir keluar, menyapa warga sekitar, dan hadir dalam bentuk yang sederhana namun menghangatkan: paket Ramadan.

Bagi sebagian warga, bakti sosial tahunan ini juga menjadi penanda bahwa Masuda bukan “pendatang” yang asing. Ia adalah tetangga yang ikut menjaga rasa kampung.

Ramadan Mengajarkan, Kepedulian Harus Terus Dijaga

Di bulan suci, niat baik sering ramai. Tapi yang paling kuat adalah niat baik yang konsisten. Masuda Kost memilih merawat konsistensi itu: berbagi paket Ramadan untuk warga sekitar Cibanteng, setiap tahun, sebagai wujud persaudaraan dan kepedulian.

Karena pada akhirnya, Ramadan bukan hanya soal ibadah pribadi—tetapi juga tentang bagaimana sebuah komunitas menyalakan kebaikan agar tidak padam, dari rumah ke rumah, dari hati ke hati.


Share this article via

0 Shares

0 Comment