| 435 Views

Solusi Genosida di Palestina, Bersatunya Muslim di Dunia.

Oleh : Siti Rofikoh

Masalah genosida yang dihadapi wfarga Palestina yang disebabkan oleh zionis Israel sampai saat ini masih terus berlanjut bahkan semakin memanas. 

Dunia menyaksikan kebiadaban yang dilakukan oleh entitas Yahudi kepada warga Palestina.
Serangan yang sadis itu ditujukan kepada semua kalangan baik anak-anak,warga sipil,jurnalis bahkan tenaga medis. Semua disapu habis oleh zionis Yahudi.

Serangan udara Israel pada Sabtu malam telah membantai 73 warga Palestina di daerah permukiman di Beit Lahia, Gaza utara. Pemerintah negara-negara Arab tidak berkomentar atas serangan brutal tersebut. (SINDOnews.com, Minggu 20/10/2024)

Serangan demi serangan yang diluncurkan oleh zionis Israel terus dilakukan. Abai nya pemerintah negara-negara Arab atas Serangan yang dilakukan membuat mereka semakin brutal dan tidak berprikemanusiaan.

73 warga Palestina yang dibantai merupakan jumlah kecil yang dilakukan oleh Israel masih banyak genosida-genosida yang kerap diluncurkan dan hanya mendapatkan sebatas kecaman-kecaman dari pemerintah negeri-negeri kaum muslimin saat ini.

Konflik dan genosida yang dilakukan oleh Israel seharusnya diselesaikan dengan solusi tuntas hingga ke akar-akarnya dari sudut pandang Islam.

"Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh 
yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga (tidak bisa tidur) dan panas (turut merasakan sakitnya"

Seperti inilah seharusnya yang dilakukan oleh pemerintah negeri-negeri Islam saat ini,ikut merasakan penderitaan saudaranya di Palestina, hingga memperjuangkan hak-hak mereka, bukan sibuk beretorika dan logistik ala kadarnya. Bahkan nyaris tidak ada melakukan pembelaan terhadap warga Gaza di Palestina.

Sejak 6 Oktober, militer Israel telah membuat kehidupan di Gaza utara mustahil bagi warga Palestina. Banyak dari mereka yang telah menghadapi kelaparan dan pengungsian berulang kali. (Metrotvnews.com 21/10/2024)

Akibat dari beringas nya genosida yang dilakukan entitas Yahudi, banyak dari warga Gaza di Palestina mengalami kelaparan dan pengungsian yang dilakukan secara berulang kali sehingga membuat warga Gaza mengalami keterpurukan yang luar biasa.

Sungguh jelas apa yang telah dilakukan oleh Israel bukanlah tindakan yang manusiawi.
Mereka melakukan apapun sesuai dengan apa yang mereka inginkan, bahkan tanpa peduli dengan kecaman-kecaman dunia terhadap genosida yang mereka lakukan.

Sejak 7 Oktober 2023, serangan militer Israel di Jalur Gaza telah menyebabkan sedikitnya 42.603 warga Palestina dan melukai 99.795 orang, kata berita kesehatan. Jumlah korban tersebut termasuk 84 kematian dalam 24 jam sebelumnya, menurut kementerian. (tempo.co 21/10/2024)

Ada banyak korban yang berjatuhan dan ribuan mujahid yang berguguran di bumi Palestina.
Israel Secara terus-menerus melakukan serangan militer di jalur Gaza. 

Genosida yang dilakukan oleh entitas Yahudi terus dilakukan secara brutal. Bahkan Israel juga tidak lagi memperdulikan aturan dunia dalam peperangan. Dengan sangat brutal mereka menghancurkan fasilitas-fasilitas yang ada seperti rumah sakit, sekolah dan lain sebagainya. Juga tak memperdulikan siapapun termasuk tenaga medis, jurnalis bahkan petugas kemanusiaan.

Setelah melihat dengan jelas fakta terkait genosida yang dilakukan oleh entitas Yahudi, sebagai seorang muslim kita harus bisa mengambil sikap yang tegas serta ikut berperan terhadap pembelaan warga Gaza di Palestina.

Jangan seperti para penguasa Arab yang seakan bisu dan tuli bahkan sengaja membiarkan genosida terhadap Palestina ini berlangsung selama bertahun-tahun.

Jangan pula karena rasa nasionalisme yang sengaja ditanamkan pada diri kita membuat kita terbelenggu dan merasa tidak berdaya untuk peduli terhadap penderitaan saudara kita di Palestina.

Penderitaan warga Gaza di Palestina tidak akan pernah selesai dengan solusi yang digadangkan oleh PBB, OKI maupun Liga Arab. Juga tidak bisa selesai dengan cara diplomatik perdamaian seperti "solusi dua negara" yang secara tak langsung kita mengakui penjajahan yang dilakukan oleh Israel.

Selain mustahil berharap solusi dari PBB dan negara-negara Barat untuk solusi Palestina. Islam juga mengharamkan bersahabat atau berdamai dengan kaum yang memerangi kaum muslimin.

Satu-satunya cara untuk menyelesaikan persoalan Palestina hingga ke akar-akarnya tidak lain hanya dengan diterapkannya kembali sistem Islam dibawah naungan khilafah Islamiyyah.

Khilafah bukan hanya sebuah sistem kehidupan tetapi juga menjadi junnah atau perisai bagi kaum muslimin di seluruh dunia. Dengan adanya khilafah inilah yang mampu mempersatukan seluruh umat Islam di dunia.

Khilafah inilah yang akan mengerahkan pasukan militer nya untuk menyerang dan mengusir kaum zionis Yahudi dari bumi Palestina dan menghukum mereka sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Rasulullah sebagai kepala negara di Madinah, beliau mengusir kaum Yahudi yang berkhianat di Madinah.

Kaum entitas Yahudi mendapatkan sokongan kekuatan besar dari negeri-negeri barat, sehingga mereka bisa melakukan genosida terhadap warga Palestina. Seharusnya Palestina pun mendapatkan dukungan kekuatan besar dari kaum muslimin.  Jika Barat saja bisa bersatu, mengapa kita tidak??

Mari kite bersatu padu dalam satu naungan, satu panji. Mari kembali ke hukum Allah, mari berdakwah menyadarkan ummat.

Sudah saatnya kita kembali melanjutkan perjuangan melawan kaum kafir penjajah. Melalui Jihad dibawah naungan khilafah Islamiyyah.

Wallahu'alam


Share this article via

78 Shares

0 Comment