| 64 Views
Solusi Dua Negara? Gen z Bersuaralah yang Lantang Menolaknya
Oleh: Enyrf
Bogor
Setelah melihat kebiadaban yang Yahudi Israel lakukan terhadap rakyat Palestina, tidak cukup dengan menyiksanya, memperkosa, mengusirnya dari rumahnya hingga membunuhnya dengan genosidanya,
Dibombardir setiap tempat, tidak sedikit nyawa melayang, bergelimpangan di mana-mana, tak peduli yang menjadi korban kebanyakan adalah anak-anak dan perempuan. Kondisi memilukan, situasi semakin mencekam dengan kondisi kelaparan yang sengaja diciptakan Yahudi Israel, bantuan dari berbagai belahan dunia tidak di ijinkan masuk bahkan yang mengirimkan bantuan mengalami intimidasi.
Kapal-kapal Global Sumud Flotilla yang berisi bantuan makanan dan obat-obatan mereka cegat agar tidak bisa masuk ke Palestina.
Masihkah memberikan tempat bagi Yahudi Israel untuk hidup berdampingan dengan rakyat Palestina, bahkan dengan wilayah yang lebih luas, 70℅ telah mereka duduki dan berusaha untuk mencaplok seluruhnya.
Miris, sudah mati rasa tidak ada empatinya terhadap warga Palestina jika masih memberi dukungan dengan solusi dua negara karena tanah tersebut adalah tanah kaum muslimin yang mereka rebut dengan paksa. Mereka berusaha untuk memiliki seluruhnya.
Rakyat dunia sudah muak dan marah terhadap perlakuan keji dan biadab Yahudi Israel terhadap rakyat Palestina. Mereka turun ke jalan melakukan aksi protes, dan berbagai upaya untuk menuntut penghentian Genosida, tetapi para penguasa-penguasa dunia hanya mengecam tanpa memberikan bantuan mengirimkan tentaranya untuk menghentikan kebiadaban mereka. Bahkan menyetujui solusi dua negara.
Gen z bersuaralah yang lantang katakan kepada dunia bahwa solusi dua negara adalah bentuk kedholiman yang luar biasa.
Suaramu adalah bentuk kepedulianmu terhadap saudaramu karena sejati nya solusi dua negara adalah keharaman.
Katakan kepada dunia bahwa solusi atas Palestina adalah dengan jihad fisabilillah mengirimkan bala tentara disamping memberikan bantuan pangan dan obat-obatan. Katakan pula kepada dunia bahwa umat islam harus bersatu dengan satu kepimpinan global sehingga umat akan terlindungi.
Wallahu'alam bisshowab