| 19 Views

Mental Health Terganggu? Islam Solusinya

Oleh: Kawkab Elfauzh

Harapanrakyat.com – Sejak awal 2024 hingga kini, Himallthera Indonesia di Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, telah menangani puluhan korban yang mengalami gangguan jiwa. Hal ini akibat tekanan ekonomi dan utang dari praktik ilegal ini. Gelombang permasalahan kesehatan mental di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Judi online atau slot, pinjaman rentenir, dan investasi bodong telah menjadi penyebab utama kehancuran mental, ekonomi, dan kehidupan sosial banyak individu. Menurut Direktur Himathera Indonesia, Dede Ardiansyah, pasien di sana tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga ada yang datang dari Malaysia.

Saat ini, Rumah Solusi Himathera Indonesia sedang menangani banyak pasien yang terkena gangguan jiwa. Tidak kurang dari 153 pasien ODGJ sedang menjalani pemulihan. Mental health di negara Indonesia bahkan negara lainnya sedang mengalami kecenderungan depresi dan gila. Usut punya usut, ternyata tidak sedikit di antara penyebab kegilaan adalah depresi karena hidup bersama ekonomi yang berada di bawah rata-rata, sehingga melakukan pinjaman online terhadap beberapa pihak tertentu.

Dengan melakukan tahap awal seperti memainkan slot yang diimingi oleh keuntungan instan yang besar melalui syarat-syarat yang diajukan oleh pihak online untuk mengirim uang dengan nominal tertentu supaya berbalik dua kali lipat dari pengiriman. Alih-alih mendapatkannya, justru uang korban akan terus diperas tanpa adanya pengembalian. Penyebab lainnya yang memicu kecenderungan gila adalah mengikuti skema judi online dan investasi bodong.

Lalu apa dampaknya? Dampak dari yang demikian adalah stres sehingga menimbulkan banyak imajinasi yang menghampiri pemikirannya dan dibarengi oleh sikap yang mulai berubah.

Dalam laporan WHO, kecemasan dan depresi adalah masalah umum pada gangguan kesehatan mental. Para penguasa mengabaikan tanggung jawabnya. Penguasa sejumlah negeri pun biasanya dianggap tidak peduli terhadap keamanan masyarakatnya, baik dari sisi pengilegalan website judol maupun dari sisi penjagaan mental health masyarakat yang banyak disebabkan oleh judol tersebut.

Dari banyaknya problematika yang ada dan sering terjadi, memilih sistem kapitalisme untuk diterapkan merupakan akar masalah utama yang benar-benar menjadi penyebab mengakarnya masalah-masalah lain. WHO bahkan penguasa yang bijak pun gagal dalam menganalisis penyebab dari kasus-kasus yang merajalela. Mengapa demikian? Karena mereka tidak pernah mencari tahu bahwa akar dari semua masalah adalah diterapkannya sistem selain Islam.

Lalu apa solusi untuk mengobati yang demikian? Jawabannya: diterapkannya sistem Islam (Khilafah) adalah solusi hakiki bagi penawar sakitnya dunia. Khilafah tegak bukan dengan peraturan yang dibuat oleh manusia yang hakikatnya lemah dan serba terbatas, melainkan Khilafah tegak bersama syariat Islam yang berupa peraturan dari Sang Pencipta. Dalam Khilafah, Islam akan dijadikan pandangan hidup utama yang dibumbui oleh akidah beserta keyakinan bahwa Islamlah satu-satunya obat penawar bagi sakitnya dunia. Lebih dari itu, Khilafah akan menyelesaikan apa yang belum terselesaikan dan mengenalkan bahwa standar kebahagiaan seseorang itu bukan karena sebatas materi, melainkan seorang hamba mendapatkan ridha Allah SWT.

Hanyalah Islam ideologi yang sempurna. Ketika seseorang hidup di bawah naungannya, Islam akan melindungi dan menjamin kehidupan umatnya. Pemimpin Islam akan betul-betul memahami bagaimana cara mengurusi masyarakatnya sesuai dengan syariat Islam. Pemimpin Islam akan memiliki rasa tanggung jawab yang besar atas apa yang telah diamanahkan dan dipercayakan umat kepadanya.

Wallahua'lam bishawab.


Share this article via

14 Shares

0 Comment