| 299 Views
Menghentikan Kesengsaraan Rakyat! Berikan Solusi Bukan Janji
Oleh : Priha Rohani
Ibu Rumah Tangga Dan Jama'ah Majelis Taklim Khairunnisa
Lapangan pekerjaan makin sulit didapatkan pada hari ini sedangkan kebutuhan hidup terus berjalan.
Bagaimana tidak? Tidak sedikit masyarakat memilih untuk bekerja menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita), dan ini kebanyakan dari kalangan perempuan yang bekerja di luar negeri.
Namun hal yang memilukan menimpa seorang perempuan asal Karawang.
Diduga mendapatkan tindakan kekerasan fisik oleh pasangan suami istri di Arab Saudi.
Dilansir dari tribun jatim.com sosok yang bernama Nurlela TKW Arab Saudi mengalami Pembegalan orang yang tak dikenal Nurlela disiksa dan disekap di Arab Saudi.
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Mengalami luka parah di sekujur tubuh. Setelah disekap dan dianiaya oleh sepasang suami istri orang Bangladesh dan Yaman di Arab Saudi.
Begitu susahkah mencari pekerjaan di negeri sendiri ?
Tidak hanya susah mencari pekerjaan namun di Indonesia memiliki batas usia ketika mau mencari pekerjaan, dan syarat-syarat lain yang cukup menyulitkan rakyat.
Sehingga banyak dari mereka memilih untuk pergi merantau ke negeri orang.
Untuk memperoleh pekerjaan agar bisa memberikan makan dan kelayakan untuk keluarga.
Mereka tidak hanya berkorban fisik dan mental saja, namun mereka mengorbankan waktunya untuk anak-anak, suami, dan keluarganya.
Seharusnya ini menjadi perhatian pemerintah agar memberikan kelayakan kepada masyarakat.
Menciptakan banyak lapangan pekerjaan dan memudahkan rakyat tanpa dipersulit.
Hari ini kita dapat melihat banyak sekali kesulitan yang diderita oleh rakyat karena pengaruh sistem hari ini.
Mulai dari susahnya cari pekerjaan, kebutuhan bahan pokok yang terus naik.
Yang membuat kita berfikir keras bagaimana cara mendapatkan uang,
Dan mencari pekerjaan sampingan untuk menutupi kekurangan biaya hidup sehari-hari .
Seakan-akan permasalahan yang terjadi pada negeri ini tidak pernah menemukan akar solusinya.
Lagi-lagi memang salah sistemik, memang sistem hari ini itu jauh sekali dari keadilan. Bahkan keadilan hanya berlaku bagi mereka yang memiliki kekuasan, jabatan dan materi.
Memang pada dasarnya agama dan politik itu tidak bisa dipisahkan. Tidak boleh mencampurkan yang Haq dan bathil. Solusi akarnya adalah merubah sistem saat ini yaitu sistem kapitalis diubah menjadi sistem Islam. Hanya sistem Islam satu-satunya yang benar, dan adil untuk semua umat.
Karena sistem Islam berasal dari peraturan-peraturan Allah subhanahu wa ta'ala,
Bukan sistem buatan manusia.
Ketika manusia meninggalkan peraturan Islam maka yang terjadi adalah timbul kerusakan-kerusakan di bumi.
Sebagimana firman Allah subhanahu wa ta'ala :
"Dan bila dikatakan kepada mereka janganlah kalian membuat kerusakan dimuka bumi: 'mereka menjawab, "sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan " (al-baqarah : 11)
Kerusakan yang mereka timbulkan di muka bumi disebabkan perbuatan maksiat mereka terhadap Allah.
Dan kerusakan sistem hari ini adalah bukti kemaksiatan kepada Allah karena mereka yang diamanahkan sebagai pemimpin begitu lalai, tidak amanah, ingkar janji dan menjadikan politik sebagai alat kepentingan syahwat.
Menjadikan rakyat sebagai sarana kehidupan mewah mereka. Tanpa memikirkan rakyat bawah.
Jangankan untuk berfoya-foya ria untuk makan saja begitu sulit di zaman ini.
Yang katanya kalau ingin uang harus rajin, dan mencap orang miskin adalah orang malas.
Justru orang miskin itu sebetulnya orang yang paling kerja keras.
Mereka bangun pagi-pagi agar bisa mengisi perut mereka. Bukan untuk pergi liburan keluar negeri dengan mudahnya. Dibilang sekuler tidak terima padahal faktanya memang kita dijajah dari pola pikirnya oleh sistem kapitalis agar menjadi sekuler.
Negeri ini tidak membutuhkan pemimpin baru tapi negeri ini membutuhkan perubahan sistem menjadi sistem Islam. Semoga Allah memberikan keridhaan dan keberkahan pada kita semua yang berjuang menegakan agama Allah, dan semoga kebangkitan Islam segera Allah bangkitkan
Allahualam Bii ashawab.