| 24 Views

Maraknya Konten Negatif di Ruang Digital

Oleh: Eni 

Bandung

Di zaman ini, dimana kemajuan teknologi berkembang sangat pesat memungkinkan kita untuk mendapatkan informasi melalui media digital dengan mudah. Selain informasi, banyak juga konten-konten yang dapat diakses oleh siapa saja. Mulai dari konten positif yg berupa pendidikan, keagamaan hingga konten negatif seperti pornografi, iklan judi online, pinjaman online, cyber bullying dll. Tanpa disadari konten negatif yang sering ditonton mempengaruhi pemikiran, sikap dan cara beragama. Banyaknya konten negatif di ruang digital merusak generasi muda sehingga melahirkan generasi muslim yang rapuh, rusak pola pikirnya, akhlaknya dan sekuler (memisahkan agama dari kehidupan sehari-hari).

Meskipun perkembangan teknologi tidak bisa dihindari dan banyak memberikan kemudahan, tapi ini juga bisa menjadi bencana untuk perkembangan generasi kita. Negara yang seharusnya hadir menjaga agar generasi muda aman di ruang digital, malah gagal menciptakan keamanan dan perlindungan bagi rakyatnya. 

Berbeda dalam sistem Islam, negara memastikan perlindungan bagi rakyat baik di dunia nyata maupun di ruang digital. Sistem Islam akan menyaring secara ketat masuknya konten-konten negatif dengan memanfaatkan teknologi dan menggunakan ruang digital sebagai sarana pendidikan dan penguat dakwah.

Penegakkan syariat Islam oleh negara akan menumpas berkembangnya praktek negatif di ruang digital. Itulah alasan mengapa kita perlu memperjuangkan tegaknya syariat Islam. Agar umat ini bisa terjaga dan terlindungi, baik dari sisi akidahnya maupun dalam seluruh aspek kehidupannya. 

Wallahu 'alam bishawab


Share this article via

22 Shares

0 Comment