| 547 Views

Kriminalitas Remaja Berulang Dan Mengerikan, Islam Solusinya

Oleh : Siti Aisyah, S.Pd. I

Allah SWT berfirman dalam Qur’an surat An Nisa ayat 9 berbunyi:

وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا
Artinya:
”Hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar”

Ayat di atas menjadi pengingat kepada kita sebagai orang tua, guru, dan masyarakat untuk senantiasa merasa khawatir dengan kualitas anak-anak kita. Ayat tersebut menjadi penguat kepada kita untuk menjaga anak-anak kita dengan Islam. Dengan harapan bahwa mereka akan bisa menjawab masalah dalam kehidupan ini. Realitanya, saat ini terjadi banyak fakta kriminalitas yang dilakukan oleh anak-anak di bawah umur (remaja).

Kriminalitas remaja kembali terulang. Diberitakan bahwa Polsek Cidaun Cianjur menindaklanjuti laporan masyarakat dengan upaya serius. Mengenai adanya geng motor yang diduga akan bertawuran sehingga membuat warga setempat resah. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu (22-09-2024) sekitar pukul 00.15 WIB di Jalan Raya Cibuntu, Desa Cisalak, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Lima belas orang yang diduga akan terlibat tawuran tersebut berhasil diamankan petugas.

Polisi berhasil menyita beberapa barang bukti dari para pelaku, termasuk satu bilah pisau, satu bilah golok, dan sebuah sepeda motor. Kasubsi PIDM Sihumas Polres Cianjur IPDA Muslikan mengatakan bahwa tindak tegas tersebut semata-mata dilakukan untuk membuat lingkungan di wilayah hukum Polres Cianjur aman dan kondusif. Sementara itu, AKBP Rohman Yonky Dilatha mengimbau agar masyarakat terus bekerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan serta melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum kepada pihak kepolisian. Kapolres Cianjur juga menegaskan tidak ada ruang bagi kejahatan, miras, narkoba, geng motor, dan knalpot brong di wilayah hukum Polres Cianjur (rri.co.id, 22-09-2024).

Kriminalitas remaja, termasuk di dalamnya aksi tawuran terus dilakukan, bahkan berulang dan aksinya makin mengerikan. Ada banyak faktor pemicu, di antaranya lemahnya kontrol diri remaja saat ini lebih cenderung meluapkan emosinya tanpa berpikir berulang-ulang bahwa perbuatan ini adalah perkara yang buruk. Jauhnya pemahaman agama dari individu-individu, alasan lainnya krisis identitas bagaimana saat ini remaja Islam jauh dari identitas seorang muslim yang harus patuh kepada ajarannya. Disfungsi keluarga, tekanan ekonomi, lingkungan rusak (termasuk pengaruh media dan kegagalan pendidikan), lemahnya hukum, dan penegakannya. Semua ini terjadi sebagai dampak dari sistem sekuler kapitalis yang tidak menghargai nilai kemanusiaan dan merusak pemikiran serta budaya masyarakat. Kapitalisme menjadikan negara abai terhadap tugas membentuk generasi berperadaban mulia. Negara malah menyia-nyiakan potensi besar para remajanya.

Islam memiliki sistem pendidikan yang akan menghasilkan generasi berkepribadian mulia yang akan mampu mencegah para pemuda menjadi pelaku kriminalitas.  Islam menciptakan lingkungan yang kondusif di berbagai aspek, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga kebijakan negara, yang mendukung pertumbuhan ketakwaan dan mendorong produktivitas pemuda. Dengan dukungan sistem yang lain, seperti sistem ekonomi dan sosial, maka akan lahir generasi hebat yang mengarahkan potensinya untuk berkarya dalam kebaikan, mengkaji Islam dan mendakwahkannya, serta terlibat dalam perjuangan Islam.

Negara Islam akan membangun sistem yang memperkuat peran keluarga melalui penerapan aturan yang menjamin kesejahteraan, serta memperkuat fungsi kontrol sosial di masyarakat. Negara juga akan menyiapkan kurikulum pendidikan yang didukung oleh keluarga. Dengan demikian, akan terwujud keluarga yang harmonis yang senantiasa memberikan lingkungan kondusif bagi anak-anak untuk tumbuh di dalam keluarga, serta memberikan pengaruh positif kepada lingkungan sekitar.

Alhasil, hanya Islam yang mampu menjadi solusi atas maraknya kriminalitas yang dilakukan remaja. Oleh karena itu, masihkah kita akan berharap pada sistem sekuler yang gagal total membina para remaja? Yuk, kembali memilih sistem alternatif terbaik dari sisi Allah Swt., yakni Islam.

Wallahualam bissawab 


Share this article via

152 Shares

0 Comment