| 12 Views
Kehancuran Amerika dan Persatuan Umat Islam
Oleh : Rosmi
Aktivis Muslimah
Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh warga Amerika terhadap kepemimpinan Trump berlangsung pada Sabtu 28 Maret 2026. Unjuk rasa yang mengusung tema “No Kings’ merupakan gelombang protes ke tiga yang dilakukan warga Amerika, aksi ini berlangsung di 3.300 titik dengan masa aksi yang diperkirakan 8 juta orang. Mulai dari warga biasa, politikus sampai aktris Holywood menyuarakan protes dan penolakan mereka terhadap presiden Trumpdan gaya kepemimpinannya.
No Kings yang disuarakan oleh warga Amerika merupakan perwujudan dari kemarahan dan penolakan mereka terhadap kebijakan pemerintahan Trump yang semakin agresif dan ingin menguasai serta ikut campur terhadap kedaulatan negara lain, sementara urusan dalam negeri sendiri tidak terarah. Amerika dihadkan bukan saja tentang konflik global, tetapi melemahnya kepercayaan warga terdap kepemimpinan Presiden Donald.
Aksi unjuk rasa terhadap kepemimpinan Trump terkait konflik AS-Israel dengan Iran yang mengakibatkan lonjakan harga BBM dan kebutuhan pokok. Utang Amerika yang mengalami lonjakan drastis masa kepemimpinan Trump periode kedua pada Maret 2026 dengan total US$. 39 triliun. Penambahan utang AS dikarenakan lonjakan pengeluaran akibat serangan AS-Israel ke Iran. Total utang AS bila dikonversikan penumpukan utang AS per penduduk senilai Rp. 1,9 miliar, dan hutang ini dibayarkan dari pajak penduduk Amerika Serikat dan pendapatan lainnya. (cnbcindonesia.com. 28 Maret 2026).
Ambisi Trump Kebobrokan Kapitalisme
Ketamakan dan kejahatan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump untuk menguasai serta mengendalikan negara-negara kaya Sumber Daya Alam melalui kebijakan militernya, membuat Amerika Serikat mengalami lonjakan utang yang signifikan dan berada diambang kebangkrutan negara.
Sikap USA di bawah kepemimpinan arogan Trump yang mendukung genosida Israel terhadap warga Palestina dan ingin menguasai wilayah Palestina karena SDA yang melimpah. USA yang di dukung oleh negara-negara Teluk dan bersekutu dengan Eropa untuk menyerang Iran. Kebobrokan sistem Kapitalisme melalui kejahatan AS dan Trump telah membuka mata dan pemikiran masyarakat dunia termasuk warga Amerika terhadap ketamakan dan ambisi Trump.
Negara-negara Muslim yang bersekutu dan mendukung USA – Israel, baik serangan terhadap irak maupun genosida terhadap warga Palestina, merupakan pengkhianatan besar terhadap umt Islam dan tindakan biadab yang harusnya segerah dihentikan. Pemimpin negeri-negeri Muslim yang secara terang-terangan mendukung negara penjajah dan penjajahan harussegerah dilengserkan. Serta perjanjian kerja sama dalam bidang apa pun harus diakhiri.
Invasi Amerika-Israel terhadap Iran adalah bentuk demokrasi dan kebebasan negara merdeka yang digaungkan negara-negara barat hanyalah tipu daya semata, karena dalam kehidupan nyata negara-negara adidaya seperti Amerika tidak akan membiarkan negara-negara dengan sumber daya alam melimpah bisa bebas menentukan jalannya sendiri, tetapi harus tunduk di bawah perintah Amerika dan sekutu. Itulah wajah sebenarnya dari imperium kapitalisme yang dipropagandakan oleh negara-negara barat dan dimotori oleh Amerika.
Islam Sebagai Rahmatan Lilalamin
Genosida yang terus berlangsung terhadap warga Palestina oleh Zionis yang didukung penuh oleh Amerika serta serangan USA-Israel terhadap Iran harus dapat menyadarkan umat manusia bahwa apa yang digaungkan kapitalisme yang dimotori AS dan politik demokrasinya sesungguhnya hanyalah perusak tatanan kehidupan dan peradaban manusia. Negeri-negeri Muslim yang setia dan patuh terhadap AS hanyalah korban dari politik adu domba demi kepentingan AS. Pemimpin negeri-negeri Muslim yang menjual aqidahnya demi kenikmatansesaat didunia serta tunduk pada AS sejatinya hanyalah boneka AS.
Oleh karena itu penyadaran kaum Muslimin dari tidur panjang dan mimpi indah harus segerah dilakukan. Persatuan umat Islam secara global dengan satu kepemimpinan tunggal harus segerah diwujudkan demi melanjutkan kehidupan Islam dan terterapkannya syariat Islam dimuka bumi. serta untuk melindungi kehormatan seluruh umat Islam yang telah direnggut puluhan tahun lalu. Pentingnya edukasi politik Islam untuk seluruh umat nabi Muhammad serta penerapan syariat Islam demi keberkahan dan keselamatan dunia dan akhirat.
Penyadaran umat Islam dimulai dengan pembentukan kelompok kajian yang dilakukan secara intensif untuk menyadarkan umat Islam terutama generasi penerus peradaban. Islam adalah satu-satunya agama sekaligus ideologi yang dapat menyelamatkan umat Islam sekaligus tatanan dunia ini dari kehancuran dan kepalsuan yang ditimbulkan oleh sistem kapital demokrasi buatan barat.
Sistem pemerintahan Islam dan kepemimpinan yang diwariskan para sahabat adalah sistem Khilafah Islamiyah dengan satu kepemimpinan yang berfungsi sebagai perisai yang melindungi seluruh umat Islam baik jiwa dan hartanya dari kebengisan musuh-musuh Islam (kafir harbi). Sistem yang telah terbukti berjaya selama 13 abad lebih yang mampu menghadirkan kehidupan yang damai, harmonis, adil dan penuh keberkahan karena berjalan sesuai syariat Al-Khaliq Al-Mudabir.
Persatuan umat Islam seluruh dunia dengan satu kepemimpinan tunggal untuk mengembalikan kejayaan Islam dan menghapus hegemoni kapitalisme barat harus segerah diwujudkan. Dengan persatuan umat Islam di bawah satu kepemimpinan, pengaruh buruk barat dapat dengan mudah dihilangkan, Islam sebagai mercusuar peradaban dunia akan kembali bersinar dan Islam sebagai rahmatan lilalamin akan terwujud. Bumi akan dipenuhi dengan keberkahan dan kedamaian. Dengan tegaknya Daulah tidak ada lagi jeritan rakyat Palestina akibat genosida Zionis, tidak ada serangan AS dan Zionis terhadap Iran bahkan pembantaian rakyat Sudan karena ambisi dan keserakahan, atau cerita tentang waarga Rohingya yang terusir dari tanah kelahirannya.
Wallahu a’lam bish shawab