| 285 Views

Kecelakaan Di Jalan Raya Semakin Meningkat, Buah Penerapan Sistem Kufur

Oleh : Kiki Puspita

Angkah kecelakaan setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Dikutip dari TEMPO.CO, Jakarta-Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Kakorlantas Polri) Inspektur Jenderal Aan Suhanan merilis data kecelakaan lalu lintas pada tahun 2024, setidaknya 3 hingga 4 orang tewas karena kecelakaan setiap jamnya sepanjang tahun ini. Aan mengatakan,1.150.000 kecelakaan terjadi dalam kurun waktu Januari-Desember 2024. Peristiwa kecelakaan menewaskan sekitar 27.000 jiwa.

Tinggihnya angkah kecelakan yang terjadi di Indonesia menyebabkan kerugian yang cukup besar. Baik pada sistem perekonomian Nasional dan Perekonomian keluarga. Dengan banyaknya jumlah anggota keluarga yang meninggal dunia maupun yang cacat permanen.Terlebih lagi Apabila yang meninggal adalah seorang kepala keluarga sebagai tulang punggung dalam mencari nafkah dan pasti keluarga yang ditinggalkan rentan jatuh miskin.

Dampak Fisik juga akan dialami oleh korban kecelakaan, seperti Cedera ringan atau serius. korban juga akan mengalami Dampak Psikologis seperti Trauma, Gangguan produktivitas, dan Penurunan kualitas hidup.

Banyaknya kecelakaan yang terjadi tidak lepas dari sistem kufur yang diterapkan saat ini.Tingginya angka penjualan sepeda motor yang di barengi dengan suku bunga yang murah, ditambah lagi konsumen dapat memperolehnya dengan mencicil walaupun dengan konsep riba, menjadikan masyarakat dengan muda hnya memperoleh kendaraan. Semakin banyak kendaraan yang yang di miliki masyarakat tidak di barengi dengan infrastruktur pembangunan jalan yang memfasilitasinya menjadikan kecelakan dapat mudah terjadi.

Kesadaran rakyat dalam sistem kapitalis agar taat aturan keselamatan lalu lintas dan pemberdayaan pejabat atau petugas yang amanah dalam menjalankan tugas dalam mengatur lalu lintas juga belum maksimal. Banyaknya pungli di kalangan aparat pemerintahan menjadikan masyarkat stres dan  mengalami kecemasan saat berkendara juga menambah kecelakaan dapat terjadi.

Permasalahan Pengaturan keselamatan kecelakaan hanya dapat terselesaikan dengan pengaturan dalam sistem Islam. Didalam sistem Islam pengaturan transportasi dan lalu lintas tidak bisa dilepaskan dari latar belakang geografis tata kota yang baik justru meminimalkan penggunaan alat transfortasi yang banyak, rute perjalanan yang panjang dan juga resiko kemacetan jalan.

Tata kota yang baik juga dalam sistem Islam akan menunjang kedisiplinan warga dalam beraktivitas yang mengharuskan pula untuk mengendarai kendaraan bermotor lebih cepat sampai tujuan.

Dalam sistem Islam masyarakat akan diatur dan dikendalikan dalam penggunaan kendaraan, sikap konsumtif terhadap kepemilikan kendaraan bermotor akan disesuaikan dengan kebutuhan dan harus berdasarkan hukum syara, tidak berdasarkan hawa nafsu. Dalam kepemilikannya akan berdasarkan kepada halal dan haram yang di atur dalam syariat Islam.

Masyarakat dalam sistem Islam juga akan disediakan sarana transportasi yang sanga tmemadai, aman, nyaman, serta sesuai dengan kondisi alam di masing-masing  wilayah. Untuk daerah pegunungan perbukitan, maupun daratan tinggi kendaraan yang tepat guna adalah pesawat, helikopter, atau pun kereta gantung. Untuk kawasan perairan (laut, sungai,danau) dan pesisir kendaraan yang tepat adalah kapal dan perahu motor. Untuk kawasan dataran rendah bisa menggunakan kereta api, mobil  , sepeda, sepeda motor.

Dalam sistem islam  alat transportasi oleh khilàfah di upanyakan untuk seaman dan senyaman mungkin. Semua dapat terealisasi jika penerapan islam di terapkan.

Wallahu A'lam bi ash-shawab.


Share this article via

132 Shares

0 Comment