| 78 Views

Jaminan Keamanan Anak dalam Penjagaan Islam

Oleh: Tursinah
Aktivis Muslimah Karawang

Kabar menyedihkan kembali datang. Seorang anak perempuan berusia tujuh tahun di Kecamatan Purwasari dikabarkan menjadi korban kekerasan oleh ayah tirinya sendiri.

Anak tersebut mengalami luka lebam di bagian mata dan benjolan di kepala. Pelaku berinisial S (30) telah diamankan oleh polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya (radarkarawang.id, 01-04-2026).

Ada ungkapan bahwa terkadang manusia lebih kejam daripada hewan. Hewan tidak memiliki akal, tetapi tetap menyayangi anaknya. Namun, manusia yang memiliki akal dan hati nurani justru dapat berperilaku jauh dari nilai-nilai kemanusiaan.

Buah Busuk Sistem Sekularisme

Keamanan bagi anak di negeri ini bagaikan harapan fatamorgana, sebab kasus kejahatan kerap terjadi pada anak. Anak-anak menjadi korban kekerasan, pencabulan, bahkan pembunuhan. Ironisnya, pelaku sering kali bukan orang jauh, melainkan keluarga atau tetangga sendiri.

Sistem sekularisme yang saat ini diterapkan mengakibatkan rusaknya hubungan antaranggota keluarga. Kondisi ini membuat manusia enggan diatur oleh aturan Islam, sehingga mereka semakin jauh dari ajaran agama dan memiliki pemahaman yang sangat minim.

Keadaan ini diperparah dengan peran negara yang belum optimal dalam mendidik masyarakat agar menjadi orang tua yang layak bagi anak-anaknya. Negara cenderung hanya mendorong orang tua untuk memenuhi kebutuhan materi semata, tanpa mengarahkan mereka untuk menjadikan pola asuh Islami sebagai landasan utama dalam mendidik generasi. Padahal, orang tua atau kepala keluarga seharusnya menjadi pelindung bagi anak-anaknya.

Selain itu, sistem hukum dalam kapitalisme dinilai tidak memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan, termasuk kekerasan terhadap anak yang kian marak terjadi setiap hari.

Aturan Islam Melindungi Anak-Anak

Oleh karena itu, sudah saatnya umat mengambil solusi yang menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Diperlukan aturan yang mampu memberikan efek jera sekaligus menjadi pencegah, sehingga angka kriminalitas menurun dan kekerasan terhadap anak tidak terus berulang.

Seruan untuk menerapkan sistem Islam secara paripurna merupakan langkah konkret yang perlu diwujudkan agar tercipta negeri yang aman, sehingga Allah Ta’ala menurunkan keberkahan-Nya.

Sebagaimana firman Allah Swt.:
“Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan bagi mereka keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami menyiksa mereka disebabkan oleh apa yang selalu mereka kerjakan.”

Wallahu a‘lam bi ash-shawab.


Share this article via

13 Shares

0 Comment