| 455 Views

Islam Solusi Hakiki Untuk Penjajahan di Palestina

Oleh : Endang Seruni
Muslimah Peduli Generasi

Aksi pro Palestina marak terjadi di berbagai penjuru dunia. Baik di media sosial maupun dalam demonstrasi yang turun ke jalanan. Slogan ‘All eyes on Rafah’, menjadi perbincangan hangat yang dibagikan oleh lebih dari 47 juta kali pengguna Instagram. 

Hal ini terjadi karena serangan udara Israel dan kebakaran yang terjadi di sebuah kamp pengungsian Palestina di kota rafah Gaza Selatan. Serangan Israel ini menewaskan sedikitnya 45 orang tewas dan ratusan lainnya terluka. Serangan ini mendapat kecaman internasional yang luas (BBC.com,31/5/2024)

Gelombang demo besar-besaran terus meluas, para akademisi turun ke jalanan menuntut pemerintah dunia mengambil tindakan tegas agar Israel berhenti melancarkan serangannya. Aksi pro Palestina digelar di seluruh dunia diantaranya di Amerika Serikat Eropa hingga Asia. Di Amerika Serikat mahasiswa yang pro Palestina ditangkap kurang lebih 2000 orang. Di Australia protes muncul di 7 universitas. Sementara di Inggris terjadi gelombang protes di seluruh universitas Inggris. Aksi pro Palestina ini dilakukan sejak awal perang Israel di Gaza. Di Prancis hingga India juga melakukan hal yang sama (CNBC Indonesia,11/5/2024).

Unjuk rasa terjadi di seluruh belahan dunia untuk membela Palestina. Kebengisan Yahudi yang sudah melampaui batas kemanusiaan membuat umat di dunia menyeru untuk membela Palestina. Genosida yang dilakukan bangsa Yahudi (Israel) membuka mata dan pikiran kaum muslimin bahwa suatu keharusan untuk membela saudara-saudaranya di Palestina.

Besok Palestina adalah persoalan global yang dapat menyatukan pemikiran dan perasaan umat Islam di dunia. Kecuali bagi mereka yang keimanan dan rasa kemanusiaannya sudah mati. Untuk itu kita butuh solusi Hakiki untuk Palestina. Yaitu bersatunya umat Islam dalam satu naungan institusi Islam. 
Adanya sekat negara dan bangsa bernama nasionalisme merupakan penghalang bagi para penguasa negeri-negeri muslim untuk mengirimkan bala bantuan militer guna mengusir Yahudi dari tanah Palestina. 

Ketiadaan Institusi Islam (Khilafah) menjadikan saudara-saudara kita di Palestina dijajah selama 75 tahun. Sementara penguasa negeri-negeri muslim hanya mengecam. Bangsa Yahudi yang bermigrasi dari Eropa ke Palestina sehingga terjadi pencaplokan, pengusiran kemudian penjajahan di Palestina tiada henti. 

Satu-satunya solusi yang Hakiki untuk mengakhiri penjajahan di Palestina adalah tegaknya Khilafah. Dengan demikian hadir khalifah yang akan mengusir Yahudi dari bumi Palestina. Bukan berharap kepada resolusi PBB atau solusi 2 negara, sebab dengan solusi 2 negara berarti mengakui berdirinya negara zionis di tanah kaum muslimin. Bella Palestina tidak hanya berhenti pada aspek bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan makanan, pakaian, dll. Tetapi Khilafah satu-satunya solusi untuk Palestina. Sebab Khilafah menghilangkan sekat-sekat negara bangsa sehingga persatuan kaum muslimin akan terwujud. 

Di sisi lain kesadaran umat harus terus dibangun melalui dakwah. Ya itu dakwah seperti yang dicontohkan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Dengan pembinaan secara intensif kepada individu masyarakat atau jamaah, dengan mengkaji pemikiran Islam dan pentingnya Islam sebagai jalan hidup seorang muslim. Islam bukan hanya semata-mata agama ritual tetapi juga sistem hidup yang mengatur kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta'ala,”wahai orang-orang yang beriman, masuklah ke dalam Islam secara menyeluruh dan janganlah ikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya ia musuh yang nyata bagimu”(QS.Al Baqarah:208).

Kemudian berdakwah amar ma'ruf nahi mungkar tanpa kekerasan. Upaya untuk membentuk kesadaran umat, mencampakkan kapitalisme dan sekularisme. Dengan upaya ini umat akan memiliki kesadaran sahih dan pemikiran yang cemerlang. Bahwa solusi untuk Palestina bukan sebatas bantuan kemanusiaan tetapi solusi Hakiki Palestina adalah upaya pembebasan yang membutuhkan kesadaran pemikiran, perasaan dan sistem negara yang melindungi dari musuh-musuh Islam dan bangsa Yahudi. 

Bersatunya pemikiran dan perasaan umat maka akan terwujud persatuan umat dalam satu institusi Islam yaitu dalam naungan daulah Khilafah.
Wallahu a'lam bishawab.


Share this article via

126 Shares

0 Comment