| 158 Views

Gen Z Wajib Tolak Two State Solution Gaungkan Jihad Dan Khilafah

Oleh : Yeni Ummu Alvin 
Aktivis Muslimah

Gelombang protes pro Palestina melanda sejumlah negara di dunia termasuk juga berbagai kota
besar di Eropa, puluhan ribu orang turun ke jalan untuk menyuarakan kemarahannya atas sikap Israel yang mencegat armada kapal bantuan kemanusiaan yang hendak menuju Gaza. Kapal Global Sumud Flotilla membawa makanan, obat-obatan dan harapan bagi kelangsungan hidup rakyat Gaza.

Tidak hanya di Eropa tapi juga di Maroko, terjadi gelombang demonstrasi besar yang dipimpin oleh Gen Z terhadap pencegatan kapal Global Sumud Flotilla yang dilakukan oleh Israel, dunia bereaksi dengan cepat, London, Paris, Roma dan masyarakat seluruh dunia sudah muak dengan kesewenang-wenangan yang dilakukan oleh zionis Israel laknatullah alaik. 

Agenda solidaritas yang digawangi oleh beberapa  komunitas dari berbagai macam ragam negara, merupakan bentuk protes yang muncul karena rasa kemanusiaan yang dimiliki oleh manusia terhadap kebiadaban yang dilakukan oleh Israel, namun di tengah jalan aksi kemanusiaan tersebut di cegat dan blokade bahkan ada yang ditahan  oleh pasukan Israel.

PBB telah mencatat bahwa lebih dari 80% rakyat Gaza kini bergantung pada bantuan kemanusiaan, sementara akses pangan, obat-obatan dan bahan bakar hampir sepenuhnya telah diputus oleh Israel, sejak 7 Oktober 2023, Gaza berubah menjadi penjara bagi rakyatnya, mereka dikepung dari segala arah, dan lebih dari 2 juta penduduknya hidup dalam blokade Israel. Kondisi inilah yang menumbuhkan rasa kemanusiaan dan solidaritas dan menjadikan Gaza dibicarakan di setiap penjuru dunia, bahkan di berbagai meja perundingan namun sayangnya sampai saat ini belum ada satupun hasil yang mampu membebaskan Gaza dari pendudukan Israel .

Apresiasi yang muncul atas kepedulian generasi muda di seluruh penjuru dunia atas penderitaan muslim Palestina yang ditampakkan dari berbagai aksi solidaritas dan kemanusiaan seperti halnya berlayarnya kapal Sumud Flotilla untuk menembus blokade Israel memang patut dihargai, sejatinya pencegatan yang dilakukan oleh zionis Israel merupakan bukti bahwasanya zionis Israel hanya bisa ditundukkan dengan bahasa perang, rakyat Palestina Gaza saat ini sedang merana, dengan memberikan bantuan kemanusiaan tidak akan efektif untuk menghentikan penjajahan Israel, karena sejatinya bantuan hanyalah meringankan  beban dan derita sementara saja, bantuan tidak akan menghilangkan penjajahan yang terjadi di Palestina.

Untuk memberikan solusi yang hakiki bagi rakyat Palestina adalah dengan menyelesaikan persoalan dari akar permasalahannya dan yang menjadi akar permasalahan di Palestina adalah penjajahan yang dilakukan oleh zionis Israel, Israel merupakan bangsa yang tidak tahu diri, datang sebagai kaum pendatang lalu merampas tanah milik kaum muslim dan mendapatkan perlindungan dari Amerika Serikat. Meminta solusi dari komunitas yang melindungi kelangsungan penjajahan Israel merupakan kejahatan dan penghianatan terhadap rakyat Palestina Gaza.

Bergabungnya berbagai aktivis dunia terkhusus Gen Z dalam pelayaran kapal Sumud Flotilla merupakan simbol dari wujud partisipasi mandiri di saat tidak ada negara yang bisa diharapkan, hal ini jugalah yang membangun opini internasional bahwa masih ada yang peduli dengan rakyat Palestina Gaza, akan tetapi hal ini bukanlah solusi yang dinantikan, Gen Z harus disadarkan bahwasanya kekuatan riil yang dibutuhkan Gaza saat ini adalah kekuatan One State solution bukan komunitas apalagi two state solution.

Untuk mengakhiri serangan dan pendudukan Israel atas Palestina dibutuhkan sebuah kekuatan besar yakni dengan bersatunya semua kekuatan negeri-negeri muslim di penjuru dunia dibawah satu komando seorang Khalifah, kebutuhan akan negara adidaya Khilafah yang menerapkan syariat Islam secara kaffah mutlak dibutuhkan saat ini untuk menghadapi kekuatan Israel dan kafir Barat. Hanya dengan keberadaan negara Khilafah yang akan memberikan kekuatan yang sebanding untuk menghadapi Israel dan sekutunya, bahkan kekuatan Khilafah lebih besar mengingat sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki oleh berbagai negeri-negeri muslim. 

Demi tercapainya semua ini umat terutama Gen Z harus terus menyuarakan dengan konsisten persatuan umat Islam di bawah naungan institusi Khilafah yang akan menyelesaikan semua problematika di seluruh penjuru dunia begitu pula persoalan mendasar di Palestina. Tegaknya Khilafah harus terus digaungkan dan diperjuangkan oleh kaum muslim terutama oleh Gen Z, solusi two state adalah haram, hanya jihad dan Khilafah solusi hakiki dalam membebaskan Palestina, hanya one state solution untuk Palestina yaitu Daulah Khilafah Islamiyah. 

Wallahu a'lam bishowab.


Share this article via

43 Shares

0 Comment