| 488 Views
Gen-Z dan Dunia yang Dilipat
Oleh : © Doni Riw
Gen-Y atau Milenial itu generasi transisi. Dia mengalami kecepatan komunikasi internet dan medsos, tetapi sempat mengalami era TVRI yang untuk menunggu suatu acara perlu bersabar selama sepekan. Sebuah latihan kesabaran yang tidak dimiliki Gen-Z.
Gen-Y itu generasi transisi. Mengalami popularits instan sebagai selebgram, tapj juga sempat mengalami bahwa prestasi adalah memenangkan kompetisi olah raga, festival seni, atau semacamnya, yang untuk meraihnya butuh latihan tekun berlama-lama. Sebuah latihan ketekunan yang tidak dialami Gen-Z.
Gen-Z itu bertumbuh seiring prestasi instan berupa viral dan mendadak influencer. Makanya, hanya viral sebab kata "becyandyaaa" gitu saja bisa dapet penghargaan, yg di masa sebelumnya untuk memperoleh penghargaan itu musti bergelut dengan belajar, ketekunan, serta latihan bertahun-tahun.
Kultur internet & medsos inilah yang membentuk karakteristik Gen-Z.
Dulu saya sempat membaca buku Yasrf Amir Piliang berjudul Dunia yang Dilipat. Sebuah dunia yang kian sempit dan kian cepat. Bumi bak sebuah kampung kecil, setiap berita bisa diketahui oleh semua penghuninya.
Buku Dunia yang Dilipat karya Piliang ditulis sebelum era sosmed. Saya membacanya juga sebelum era sosmed. Tetapi saya menemukan wujudnya di dunia nyata di era internet dan sosmed sekarang ini.
Dunia ibarat selembar kertas. Teknologi melipatnya. Membuatnya menjadi semakin sempit dan cepat. Lipat sekali, lipat dua kali, lipat sepuluh kali, seratus kali, maka tak hanya kian sempit dan cepat, tetapi juga semakin rusak strukturnya. Demikin Piliang menggambarkan.
Dunia yang Dilipat itulah dunia di mana Gen-Z tumbuh dan terbentuk karakteristiknya.
Jadi, kurang lebih kita bisa memahami bagaimana karakteristik Gen-Z itu secara umum. Cepat, Global, Instan, Grusa-grusu, dan sejenisnya.
Bagi kita yang bukan Gen-Z, formulasi ini bisa digunakan untuk memahami pola pikir Gen-Z dan cara menghadapinya.
Bagi anda yang Gen-Z, ini bisa menjadi cermin, agar engkau bisa mengenali wajahmu sendiri.