| 189 Views

Fenomena Hubungan Sedarah Marak Terjadi, Islam Sebagai Solusi

Oleh : Sumarini

Fenomena hubungan sedarah makin marak di lakukan oleh orang-orang yang punya hubungan sedarah saat ini, bagaimana menyikapi hal yang sudah sangat melecehkan kemuliaan dari sebuah arti keluarga yang kini menjadi rusak akibat ulah manusia yang berprilaku layaknya seperti binatang, keji dan tak beradab.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) meminta polisi mengusut grup Facebook dengan nama "fantasi sedarah". Sebab konten itu mengandung unsur eksploitasi seksual dan telah meresahkan masyarakat.

Sekretaris Kemen PPPA, Titi Eko Rahayu menyatakan jika ada bukti pelanggaran, proses hukum harus ditegakkan demi memberi efek jera dan melindungi masyarakat. Apalagi grup itu rawan menimbulkan dampak buruk karena tergolong konten menyimpang.

Jika ada bukti pelanggaran, proses hukum harus ditegakkan demi memberi efek jera dan melindungi masyarakat, khususnya anak-anak dari dampak buruk konten menyimpang," kata Titi dalam keterangan pers pada Sabtu (17/5/2025). 

Fakta yang menunjukkan begitu maraknya aksi brutal mereka para pelaku eksploitasi seksual yang melibatkan anak-anak hingga melakukan hubungan seksual dengan saudara sekandung
Ditambah lagi saat ini perlakuan bejat mereka malah di unggah di group Facebook yang dinamai dengan " Fantasi sedarah " Yang ini kalau terus dibiarkan akan menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Media sosial saat ini sungguh telah dijadikan sebagai wadah yang justru membawa kepada kerusakan yang malah banyak diminati oleh masyarakat banyak, ini menjadi pertanyaan besar buat kita.. Apa yang membuat pengikut konten yang jelas jelas telah melanggar hukum Agama dan masyarakat ini terus saja bertambah pengikutnya. Bagaimana.. Bisa menjadi bagian dari pada manusia2 bejat seperti mereka yang menyimpang dari aturan Agama demi pelampiasan nafsu dan kepuasan individu belaka.

Ketika kita kembali ke pertanyaan kenapa bisa banyak pengikut konten yang jelas2 melanggar hukum, terlebih hukum agama tentu jawabnya sebab ada wadahnya, dan kenapa ada wadahnya tentunya sebab ada pembiaran. Kenapa bisa kecolongan hingga beberapa waktu lamanya dari mulai Agustus tahun lalu hingga kini baru mulai ada tindakan. Dan yang kita inginkan tentunya pemerintah dapatlah tegas dalam rangka menyelesaikan permasalahan ini, sebab ini sudah diluar batas, perbuatan yang tak bermoral dan melanggar hukum. Kita juga tak berharap kasus ini hanya akan berhenti dalam rangka penangkapan saja, sebab ini bukanlah solusi. Ada hal yang lebih mesti ditanamkan kepada mereka saat mereka sadar bahwa apa yang dilakukan itu salah dan mau bertobat serta  hidup lebih benar daripada berprilaku keji seperti saat ini.

Inilah hasil dari penerapan sistem kapitalisme yang telah rusak dan merusak, tanpa aturan agama yang mengatur kehidupan kita saat ini sungguh seperti saat inilah kerusakan yang ditimbulkan hingga sebegitu sudah bejatnya prilaku manusia hari ini dengan mengenyam pingkan rasa malu meski itu perbuatan yang haram dan dilaknat Allah sekali pun, namun tetap diunggah untuk dipertontonkan kepada khalayak ramai. Sungguh berhasil sistem ini dengan semua kerusakan yang ada didalam nya sebab pemisahan agama dari kehidupan.

Akibat Negara lalai akan menjaga sendi2 kehidupan dalam keluarga dan justru meruntuhkan nilai kemuliaan dalam sebuah keluarga lewat kebijakan yang justru membuat kehancuran sebuah keluarga ditambah lagi kurangnya keimanan dan juga ketaqwaan individu membuat semua kerusakan justru berjalan lancar. Siapa yang salah dalam hal ini, Ayah, ibu atau guru di sekolah, atau masyarakat di sekitar kita, tentunya setiap kita harus lah saling memperbaiki diri, amar ma'ruf satu sama lain, tidak diam ketika ada ke zholiman disekitar kita. Lihatlah akibat nya anak-anak yang tak berdosa ikut menjadi korban pelecehan seksual dari orang-orang terdekatnya sendiri, Ayah dengan anaknya ibu dengan anak laki-laki nya belum lagi kakak dengan adiknya dan juga sebaliknya.

Dari semua kerusakan yang terjadi kembali ditegaskan bahwa ini tak cukup hanya dengan penangkapan, tindakan tegas yang seperti apa yang akan diberikan dan juga efek jera yang bagaimana juga yang bisa membuat jera sejera jeranya.

Dan Sistem saat ini tak mungkin bisa melakukan itu semua, Sekulerisme dan juga liberalisme merupakan benteng yang dibangun untuk menjauh kan umat saat ini agar tak ber aqidah kan islam secara benar, sehingga benar benar digembleng untuk hidup jauh dari pada aturan agama yang ketika konsekwensi nya ya Seperti saat ini yang ada hanyalah KEHANCURAN dan juga KERUSAKAN.

Kembali Islam datang membawa perubahan, sebab hanya islam yang dapat menyelesaikan permasalahan ini, mengembalikan kemuliaan sebuah keluarga, keutuhan sebuah keluarga benar-benar memang mesti dijaga demi terwujud nya generasi tangguh dan berahlakul kharima, yang tidak akan mudah terjerumus ke dalam lembah dosa sebab Negara ikut berperan dalam rangka urusan umatnya yang dalam segala sendi kehidupan seorang penguasa mesti bertanggung jawab kepada seluruh umatnya. Termasuk juga dalam urusan menjaga keutuhan keluarga dari umatnya.

Hal yang memang kita butuh untuk memperjuangkan nya, demi mengembalikan semua sendi sendi yang telah rusak oleh sistem saat ini, Tegaknya islam kembali adalah solusi dan jalan keluar dari permasalahan yang terus-menerus dan bahkan tak pernah terselesaikan ini. Kita tinggal menghitung hari untuk detik-detik berakhirnya sistem saat ini.

Kehancuran itu begitu dekat di pelupuk mata kita, sampai kapan bertahan dengan pemikiran yang berbeda, perasaan yang berbeda juga dan aturan manusia juga telah membuat kita bercerai berai. Saat nya kita satukan dengan islam, Insya Allah tuntas Segala persoalan. 

Wallahu a'lam bishawab


Share this article via

57 Shares

0 Comment