| 68 Views
Delapan Dekade Merdeka, Pendidikan dan Kesehatan Masih Jauh dari Harapan
Oleh: Ummi Amira
Beberapa hari yang lalu Indonesia sudah melakukan perayaan hari kemerdekaan. Tepat nya pada tanggal 17 Agustus 2025. Dirayakan dengan perayaan yang sangat meriah, seolah-olah mereka yang merayakan merasa sudah merdeka. Namum pada fakta nya hanya segelintir orang yang merasakan kemerdekaan yaitu mereka para penguasa, tidak dengan rakyat bawahan.
Dapat kita lihat dari aspek pendidikan dan kesehatan di Indonesia sangat jauh dari kata merdeka. Seperti sarana pendidikan khususnya di daerah terpencil belum memadai.
Di kutiap dari Kompas.id Salah satu sekolah dasar di Desa Embonatana, Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Sekatan. Di desa-desa di wilayah ini, fasilitas pendidikan terbatas.
Ruang kelas berdinding papan dan beralas tanah adalah sebagian potret pendidikan di wilayah terpencil di Tanah Air. Padahal banyak wajah-wajah yang bersemangat belajar.(13/08/25).
Juga layanan kesehatan yang belum merata. Seperti yang di ungkap oleh IDAI Rri.co.id KBRN, Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengungkapkan, layanan kesehatan di Indonesia belum merata. Pernyataan tegas ini, dibeberkan oleh Pengurus Unit Kerja Koordinasi Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI, Hesti Lestari,(29/7/2025).
Selain itu juga kesehatan di negara kita saat masih menjadi barang mahal. Pelayanannya pun kurang memenuhi standar.
Di kutip dari Inilah.com Pengamat kesehatan dan anggota BPJS Watch Timboel Siregar mengakui masih ada sejumlah permasalahan krusial dalam sistem pelayanan BPJS Kesehatan di Indonesia. Mulai dari lemahnya regulasi hingga pelaksanaan di lapangan yang masih jauh dari harapan. Timboel menilai masih banyak rumah sakit yang melakukan pelanggaran terhadap regulasi yang ada. Ia mencontohkan pasien rawat inap yang dipulangkan dalam waktu tiga hari meski belum layak secara medis,(18/08/25).
Inilah beberapa fakta yang dapat kita lihat di negara kita saat ini yang sangat jauh dari kata medeka yang di kita harapkan. Padahal sejatinya merdeka itu adalah kebebasan. Namun saat ini kita belum bisa merasakan bebas, terutama memenuhi kebutuhan dasar kita salah satu nya seperti pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.
Semua akar permasalahan yang terjadi di negara kita saat ini adalah karena tidak menerapkan Islam secara menyeluruh untuk mengatur kehidupan. Sistem yang di gunakan oleh negara kita saat ini yaitu sistem Sekulerisme Kapitalisme.
Sistem yang memisahkan agma dari kehidupan. Sehingga muncullah aturan yang di buat oleh manusia sesuai dengan kepentingan dan hawa nafsu semata. Maka dari itu kehidupan kita saat ini terasa sangat sempit dan mengcekik. Kapitalisasi pendidikan dan kesehatan merupakan satu keniscayaan buah dari penerapan Sistem Kapitalisme. Sehinggan kualitas sekolah mau pun pelayanan kesehatan ditentukan oleh kemampuan finansial, sehingga terjadi nya diskriminatif dan kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin.
Sangat berbeda sekali dengan Sistem Islam. Islam memandang bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang wajib di penuhi oleh negara dan merupakan hak seluruh rakyat baik yang kaya maupun miskin tanpa ada nya diskriminatif.
Negara Islam sangat menjalan kan peran dengan amanah dalam mengurusi urusan umat. Karena Islam menetapkan negara sebagai raa'in" (pengurus) yang bertugas memelihara dan mengurus urusan rakyatnya, serta sebagai "junnah" (perisai) yang melindungi umat dari segala keburukan.
Seorang pemimpin atau penguasa dalam konsep Islam haruslah menjadi pelayan yang bertanggung jawab dan lemah lembut terhadap rakyat, serta akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya di akhirat kelak.
Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: "Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya.
Imam adalah pemimpin yang akan diminta pertanggung jawaban atas rakyatnya" (HR. Bukhari).
Hadis ini menegaskan bahwa kepala negara (Imam atau Khalifah) adalah raa'in yang memimpin dan bertanggung jawab penuh atas rakyat, menjaga agama, dan mengurus urusan dunia mereka termasuk didalamnya pendidikan dan kesehatan rakyat.
Maka dari itu, hanya dengan diterapkannya ideologi Islam kita bisa merasakan kemerdekaan yang hakiki dengan menerapkan sistem Islam sebagai aturan kehidupan kita secara menyeluruh.
Wallahu'alam