| 475 Views
Childfree Makin Diminati, Buah beban Hidup yang Semakin Tinggi
Oleh : Mirna
Aktivis Dakwah
Maraknya fenomena childfree semakin diminati di negri ini.
Setiap tahun jumlah peminat nya semakin tinggi bahkan di tahun 2023 kasus tersebut mencapai puluhan ribu pantastis.Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 71 ribu perempuan Indonesia berusia 15-49 tahun tidak ingin memiliki anak atau childfree. Temuan ini didapat dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 berjudul "Menelusuri Jejak Childfree di Indonesia".
Pertanyaan nya apa itu yang dimaksud childfree ? Childfree adalah istilah yang merujuk pada keputusan seseorang atau pasangan untuk tidak memiliki anak, baik secara biologis maupun adopsi. Istilah ini bisa digunakan untuk menggambarkan seseorang yang telah memilih untuk tidak memiliki anak.
Childfree bukan konsep baru, bahkan sudah banyak diterapkan di luar negeri, terutama negara negara maju. Dan di Indonesia sendiri tren childfree mulai merebak di tahun 2020 an.
Beberapa faktor yang menyebabkan pasangan akhirnya memilih untuk childfree, kebanyakan diantaranya: adalah faktor ekonomi, tingginya akses pendidikan, dan kesetaraan gender.
Secara ide, ide ini lahir dari konsep barat dan sistem kapitalisme. Pola pikir liberal yang diaruskan tentunya akan memengaruhi kalangan kalangan muda yang produktif.dan bukan kapitalisme namanya jika ide yang mereka usung ini tak terealisasikan di tengah masyarakat.
Dengan dalih kesetaraan gender, dan faham bahwa memiliki anak adalah sesuatu beban yang merepotkan serta hanya akan menghambat karir para perempuan modern ujarnya.
Maka tidak sedikit yang mau mengikuti faham childfree tersebut.
Lalu bagaimana dalam pandangan islam sendiri terkait faham tersebut?
Menurut syariat Islam faham cildfree tersebut adalah ide batil yang sengaja di hembuskan kapir barat kepada umat islam agar umat islam semakin jauh dari ajaran agamanya.
Di dalam islam rasulullah Saw menganjurkan untuk para perempuan agar memiliki banyak keturunan,dan memerintahkan agar agar laki-laki menikahi perempuan yang subur dan penyayang. Rasulullah Saw bersabda:
Nikahilah perempuan yang subur dan penyayang, sebab dengan jumlahmu yang banyak aku akan berbangga di hadapan para Nabi pada hari kiamat.” (HR. Ahmad No: 12613).
Dan tentunya semua itu sudah ada jaminan di dalam negara islam untuk membantu/ mempasilitasi masyarakat nya yang benar benar membutuhkan. Dan yang tidak kalah penting ialah negara akan memberikan pemahaman aqidah Islam kepada masyarakat nya agar tidak mudah putus asa terhadap ketetapan Allah SWT.
Serta menekan kan seorang perempuan/istri tentang besar nya pahala yang akan di dapatkannya jika memang ia bersabar merawat dan mendidik serta membesarkan anak-anak nya.
Namun apa boleh dikata ,kesulitan hidup dalam kapitalisme saat ini ,dengan sengaja telah mendorong para perempuan/istri memilih untuk childfree, faham
Sekularisme ini membuat para perempuan tak percaya dengan konsep rezeki.
Sebuah ungkapan yang mengatakan " banyak anak banyak rezeki" dianggap sebuah ungkapan yang keliru dan dan merepotkan.
Ide Childfree hanya mempertimbangkan manfaat dan kesenangan, tanpa pertimbangan agama sama sekali.dan tentunya berdampak negatif bagi umat Islam karena sedikit demi sedikit akan beresiko mengurangi populasi kaum muslim di seluruh dunia. Dan yang lebih mirisnya negara hari ini malah memberi ruang paham rusak ini dengan dalih HAM.
Islam menjamin kesejahteraan para perempuan serta menjamin kemuliaannya.tanpa ia harus turun tangan bekerja keras banting tulang untuk membantu perekonomian keluarga. Sehingga menjadikan ia lebih pokus terhadap tugas utamanya Tanpa harus mengorbankan tugasnya sebagai madhrasatul ula bagi anak-anak nya.
Dan sistem Islam akan menguatkan akidah serta menanamkan sakofah islam bagi para perempuan/istri kaum muslim sehingga, mereka akan menolak ide childfree karena bertentangan dengan akidah Islam. Memiliki anak bukanlah beban melainkan amanah yang menjadi ladang pahala bagi orang tua.
Pendidikan Islam akan menjaga
akidah umat tetap lurus dan menjaga pemikiran sesuai dengan syariat Islam. negara juga akan memberikan benteng atas masuknya pemikiran-pemikiran bathil yang akan merusak agama nya.karena memang itulah yang menjadi tujuan utamanya yaitu menegakkan dinul Islam ke seluruh penjuru dunia.
Wallahu a'lam bissawab.