| 70 Views

Bulliying Terus Terjadi Selama Sistem Tidak Diganti

Oleh: Laesih

BANDUNG, KOMPAS.com - Orangtua anak yang diduga jadi korban perundungan (bullying) di Bandung, Jawa Barat, akhirnya melaporkan 11 terduga pelaku ke Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung.   "Orang tua korban ini merasa tidak menerima saat ini, atas tindakan yang dilakukan oleh kawan-kawan sebaya korban, di mana kejadian itu tanggal 2 Juni hari Jumat tepatnya, dan hari ini Alhamdulillah hari ini laporan kami sudah diterima dengan baik oleh pihak Polrestabes Bandung," ucap Kuasa Hukum keluarga korban, Boyke Luthfiana Syahrir, di Mapolrestabes Bandung, Jumat (9/6/2025)

Dengan terungkapnya fakta pembuliyyan yang terjadi pada siswa SMP di Ciparay semakin menambah banyaknya daftar kasus pembuliyyan di negeri ini

Data terbaru dari komisi perlindungan anak Indonesia (KPAI) menunjukan bahwa kasus kekerasan terhadap anak, termasuk perundungan pada awal tahun 2924 telah mencapai 141 kasus.Dari jumlah tersebut, sekitar 35% kasus terjadi di lingkungan sekolah atau satuan pendidikan.

Pada umumnya perundungan baik secara fisik maupun verbal terjadi karena beberapa faktor :

Faktor Pertama adalah  faktor individu.

Yaitu kurangnya pemahaman agama yang menyebabkan individu berperilaku bebas tanpa aturan dalam kehidupannya.manusia bebas dengan menetapkan aturan sendiri sehingga emosinya mudah tersulut hanya karena masalah sepele. 

Faktor yang kedua adalah dari keluarga.

anak menjadikan orang tuanya sebagai teladan, orang tua yang sering cekcok dirumah menghukum dan menghardik anak dan memberi luka pada anak seperti membandingkan dan memarahi dan melukai fisik anak sehingga anak beranggapan boleh melakukan tindak anrkus untuk membela diri. 

Faktor yang ketiga adalah sistem pendidikan

Saat ini pendidikan di Indonesia hanya mengacu pada materi.nilai di atas kertas   dicapai untuk mencari materi, banyak anak anak berprestasi tapi minim adab dan moral agama. padahal agama menjadi benteng moral anak.karena dengan agama anak bisa mengontrol  tingkah lakunya.dan pendidikan yang ada tidak mampu membentuk akhlak generasi kita.

Faktor yang ke empat adalah media

Hal ini perlu diperhatikan karena tontonan yg di tonton bisa menjadi tuntunan. terlebih lagi anak sekarang masih kecil juga kadang sudah di bekali handphone. Dan mirisnya banyak sekali tontonan unfaedah yang disajikan seperti kekerasan dan tontonan  dewasa, dan ini perlunya peran negara untuk membendungnya.

Melihat fakta tersebut, maka sangat di butuhkan Solusi yang mendasar.yang bisa menuntaskan masalah buliying dan perundungan.dan solusi ini tentunya bukan solusi yang berasal dari sistem sekuler liberal yang diemban oleh negara ini.tetapi harus merujuk pada sistem yang berasal dari Alloh SWT.melalui risalah nabi Muhamad saw.yang menjadikan Al-Qur'an dan hadis sebagai pedoman dalam kehidupan.

Islam menanamkan akidah seseorang dari kecil, dengan akidah islamlah seseorang akan memahami tujuan hidupnya didunia,sehingga setiap perbuatan yang akan dilakukan selalu dikaitkan dengan hukum syara.

Demikian juga dengan keluarga yang dibangun dengan landasan akidah Islam maka akan menciptakan keluarga yang harmonis yang bisa menciptakan suasana nyaman dan tentram bagi keluarganya.antara anggota keluarga saling menjalankan perannya dengan baik dan rasa tanggung jawab dan orang tua mampu mengontrol anak anaknya supaya tidak menjadi pelaku maupun korban pembuliyyan maupun perundungan.

Selain itu  pendidikan dalam Islam  dibangun atas akidah Islam sehingga mampu membentuk generasi yang tidak hanya memiliki keilmuan yang Tinggi tetapi juga menjadikan generasi yang berkualitas dan berakhlakul karimah.

Dan Media dalam islam adalah sebagai syiar agama, konten konten kekerasan tidak akan dibiarkan tayang oleh negara. konten konten hanya akan muncul untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Dan terkait hukum dalam Islam, bagi individu yang melanggar syariat maka negara akan bertindak tegas dan memberikan sangsi yang membuat efek jera sebagai wujud  penjagaan negara terhadap rakyatnya.
Dengan demikian sangat dibutuhkan sistem aturan yang berasal dari Alloh SWT. Agar terjaga dari segala kerusakan dan niscaya keberkahan hidup akan tercapai.


Share this article via

55 Shares

0 Comment