| 55 Views

Bencana Demi Bencana Telah Mengorbankan Begitu Banyak Jiwa Dan Juga Harta Benda

Oleh : Sumarini

Luluh lantak Negri inidalam sekejap akibat Bencana yang datang bertubi tubi tiada henti, dari daerah satu hingga daerah yang satunya lagi begitu terus berganti ganti seakan tak pernah merasa letih demi ingin menghancurkan seluruh wilayah di negeri ini. Dan ini bukan persoalan sepele yang terus dalam pembiaran meski sudah banyak memakan korban jiwa. 

Dan nyata tidak adanya keseriusan dari pemerintah dalam rangka menanggulangi Bencana yang terjadi dan ini sudah sangat urgen benar-benar butuh penanganan yang serius. Tidak cukup hanya dengan setumpuk rencana, beribu janji ini itu  yang pada kenyataannya tak satupun dapat memberikan solusi ditengah kondisi yang amat serius seperti saat ini.

Tak cukupkah dengan melihat kondisi umat saat mereka bersusah payah pasca banjir yang melanda, lelah yang mereka rasakan belum terbayar ketika mereka juga harus kehilangan orang2 yang mereka sayangi belum lagi kehilangan harta benda yang dengan susah payah mereka mencarinya, dan ini bukan sekali mereka alami, bahkan berulang kali sudah mereka merasakan bagaimana banjir telah menghancurkan kehidupan mereka.

Benar-benar perasaan nyaman dan aman dari berbagai macam Bencana tidak bisa kita rasakan disistem ini,  dibarengi dengan kesulitan hidup yang cenderung tinggi membuat rasa hidup jauh dari kata sejahtera, bisa kita rasakan bagaimana rasanya ketika kita mengalami hal serupa dengan mereka, sungguh sangat tidak enak tentunya jika kita ada diposisi itu. Posisi dimana semua kita tentu tak inginkan hal yang seperti mereka rasakan.

Ini bukan persoalan bencana yang datang dan kita tidak bisa untuk menerima kenyataan yang terjadi, namun bencana yang terjadi dinegri kita saat ini adalah merupakan imbas dari perbuatan manusia yang telah kelewatan dalam rangka merusak alam, akibat perbuatan manusia yang banyak mengalih fungsikan lahan hingga inilah yang membuat semua terjadi, tidak adanya lagi tempat untuk serapan air, dan semua itu adalah akibat dari keserakahan manusia yang benar benar sudah sangat parah dalam rangka ingin menguasai bumi, masih jelas dalam ingatan kita bagaimana laut juga ingin dikuasai oleh manusia2 serakah seperti mereka, ketika daratan sudah habis mereka garap maka ganti laut hendak mereka jadikan daratan. Dan sungguh atas perbuatan mereka ini, bagaimana Allah tidak menjadi murka, namun yang menjadi pertanyaan mengapa mereka yang berbuat tapi rakyat yang selalu jadi korbannya...

Inilah tugas kita saat ini, demi mengingatkan pada penguasa terkait kezholiman nya pada rakyatnya. Bagaimana caranya agar bencana Demi Bencana ini bisa diatasi tentu dengan mitigasi yang nyata dalam rangka menanggulangi bencana yang terjadi. Mengingatkan mereka bahwa kelestarian lingkungan tetap mesti terjaga dan jangan sampai mengabaikan masalah ini. Dan sekali lagi untuk mengingatkan juga kepada mereka  jangan lagi mengalih fungsikan lahan hanya karena pembangunan dan mengorbankan rakyatnya.

Benar-benar mesti dicari akar dari permasalahannya, keselamatan manusia dan lingkungan tentu harus dijadikan perhatian yang utama, sebab menjadikan rakyat sebagai korban dan juga merusak lingkungan adalah bentuk kezholiman yang selama ini selalu dilakukan oleh pihak penguasa.

Tentu ini harus segera dihentikan, dan dengan penerapan islam saja ini bisa dilakukan, sebab penguasa akan menjadikan islam sebagai konsep pembangunan dan melakukan mitigasi yang kuat untuk mencegah kembali terjadinya banjir.Hari ini semua harapan kita terkait penanggulangan banjir masih saja belum bisa terwujud, nyata hingga saat ini bencana banjir masih saja terus terjadi, kita berharap islam segera datang sebab jika tidak bagaimana nasib umat saat ini.Tak ingin lagi ada korban jiwa akibat banjir,

Sekali lagi jalan satu-satunya hanya ketika ada islam,  Islam saja satu-satunya solusi yang dapat menuntaskan permasalahan bencana yang ada di negri ini, khususnya bencana banjir.

Wallahu a'lam bishawab.


Share this article via

64 Shares

0 Comment