| 76 Views
BBM Saat Ini Membuat Motor Menjadi Rusak, Inilah Potret Buram Kapitalisme
Oleh : Dewi yuliani
Belakangan ini begitu banyak keluhan masyarakat terhadap produk bahan bakar minyak atau BBM di sejumlah SPBU di Jawa Timur Tengah. Ternyata diselidiki secara menyeluruh oleh pihak berwenang bersama Pertamina penyelidikan ini mencakup dugaan penurunan kualitas bahan bakar yang diduga menyebabkan kerusakan pada mesin kendaraan bermotor serta memungkinkan ketidak tepatan volume penjualan di beberapa SPBU.
Bahkan mengakibatkan kekhawatiran tersebut sebagian masyarakat memilih beralih menggunakan Pertamax yang dinilai lebih stabil kualitasnya. Berdasarkan data Pertamina Patra niaga hingga Rabu 29 Oktober 2025 laporan keluhan konsumen terkait produk BBM terutama jenis pertalite tercatat di 13 dari total 38 kota dan kabupaten di Jawa Timur angka ini menunjukkan adanya peningkatan aduan dibanding periode sebelumnya hingga 3 November 2025 dengan 57% diantaranya atau 462 kasus.
Perlu kita ketahui setelah selesai ditangani sebagian besar laporan berasal dari pengguna sepeda motor yang mengeluhkan performa mesin menurun setelah menggunakan pertalite dari sejumlah SPBU. Menanggapi hal tersebut tidak mengandung etanol dan telah melalui proses pengawasan ketat sebelum disalurkan ke SPBU di seluruh Indonesia bukanlah kejadian pertama kalinya tetapi sering berulang persoalan yang serupa. Mereka menunjukkan adanya kelemahan sistem dalam tata kelola bahan bakar di negeri ini Pertamina sebagai BUMN yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjamin kualitas dan ketersediaan energi justru dinilai gagal menjaga kepercayaan masyarakat.
Kejadian seperti ini memperlihatkan bahwasanya bagaimana orientasi bisnis orang banyak masalah menunjukkan adanya kelemahan sistem dalam tata kelola bahan bakar di negeri ini. Pertamina sebagai BUMN yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjamin kualitas dan ketersediaan energi antarforma mesin menurun setelah menggunakan pertalite.
Dari yang kembali mencuat ini bukanlah kejadian pertama laporan keluhan serupa sebanyak 800 laporan masuk dengan 57% diantaranya atau 462 kasus telah selesai ditangani sebagian besar laporan berasal dari pengguna sepeda motor yang mengeluhkan performa mesin menurun setelah menggunakan pertalite dari sejumlah SPBU tertentu menanggapi hal tersebut. Pertamina juga menegaskan bahwa seluruh produk BBM termasuk pertalite tidak mengandung etanol dan telah melalui proses pengawasan ketat sebelum disalurkan ke SPBU di seluruh Indonesia kasus dugaan BBM oplosan yang kembali mencuat ini bukanlah kejadian pertama berulangnya persoalan serupa menunjukkan adanya kelemahan sistem mic dalam tata kelola bahan bakar di negeri ini.
Pertamina sebagai BUMN yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjamin kualitas dan ketersediaan energi justru dinilai gagal menjaga kepercayaan masyarakat kejadian seperti ini memperlihatkan bagaimana orientasi bisnis qolahan energi dalam sistem kapitalisme BBM diposisikan sebagai komoditas ekonomi bukan kebutuhan publik yang wajib dijamin negara.
Akibatnya pengelolaan BBM lebih menekankan pada efisiensi biaya dan perolehan keuntungan bukan pada pemerataan akses dan jaminan kualitas bagi seluruh lapisan masyarakat rakyat kecil akhirnya menjadi pihak yang paling dirugikan karena hanya mampu membeli BBM bersubsidi yang kualitasnya lebih rendah, sementara BBM dengan mutu yang lebih baik hanya bisa dijangkau oleh kalangan menengah ke atas saja bahkan dalam sistem ini negara hanya berperan sebagai regulator yang mengatur mekanisme pasar bukan pelindung kepentingan rakyat.
Akibatnya kebijakan energi lebih sering tunduk pada kepentingan korporasi dan tekanan ekonomi global pengawasan terhadap kualitas produk dan distribusi pun melemah karena orientasi keuntungan dijadikan tujuan utama inilah bukti kegagalan ka pitalisme dalam mewujudkan keadilan distribusi energi dimana kebutuhan dasar rakyat diperlakukan layaknya komunitas dagang.
Berbeda halnya dengan negara yang diatur dengan sistem Islam dalam khilafah negara berperan sebagai ro,in atau pengurus urusan rakyat dan bertanggung jawab penuh memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi termasuk energi seperti BBM negara tidak hanya bertugas mengatur tetapi juga menjamin ketersediaan BBM yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh rakyat tanpa membeda-bedakan status sosial prinsip ini bersumber dari sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam: Imam atau khalifah adalah pengurus rakyat dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas rakyat yang dipimpinnya hadis riwayat al-bukhari dan muslim.
Dalam sistem Islam sumber daya alam seperti minyak,gas, dan batubara termasuk dalam kategori kepemilikan umum yang tidak boleh dikuasai oleh individu atau korporasi Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda kaum muslim berserikat dalam tiga hal yakni air, Padang rumput, dan api hadits riwayat abu dawudz ini menjadi dasar bahwa energi yang diibaratkan sebagai api di masa kini harus dikelola negara untuk kemaslahatan seluruh umat.
Karena itu negara dalam sistem Islam tidak menyerahkan pengelolaan BBM pada swasta atau kapitalis sebab hal itu akan membuka peluang monopoli penyalah gunaan dan ketimpangan negara juga wajib melakukan pengawasan ketat terhadap produksi distribusi dan kualitas BBM yang beredar di masyarakat setiap bentuk kecurangan seperti pengoplosan atau pengurangan takaran akan ditindak tegak sesuai ketentuan Syariah penguasa bertugas memastikan keadilan dan transparansi dalam setiap aspek pelayanan publik akan menjamin kebutuhan BBM rakyat dan menjadikannya sebagai sumber kekuatan strategis negara.
Dalam pandangan Islam energi bukan sekedar sumber ekonomi untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri khilafah menerapkan tiga kebijakan utama yang berpihak pada rakyat ( pertama) Negara dapat mendistribusikan gas dan BBM langsung kepada rakyat tanpa biaya dan yang (kedua). Negara menjualnya dengan harga sangat murah hanya menutupi biaya produksi dan distribusi tanpa mengambil keuntungan (ketiga.) Negara memanfaatkan sebagian keuntungan dari pengelolaan energi untuk membiayai kebutuhan publik lain seperti pendidikan, kesehatan, rakyat akan memastikan distribusi yang adil dan mengelola sumber daya tanpa intervensi asing dalam khilafah BBM murah berkualitas dan melimpah bukan sekedar mimpi tetapi kenyataan di bawah kepemimpinan yang amanah
Wallahu alam bishawab